Tahun 2021, Realisasi Kredit MaRandang Bank Nagari Capai Rp6,047 Miliar

- Jumat, 21 Januari 2022 | 21:53 WIB
Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad dan Direktur Kredit & Syariah, Gusti Candra.
Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad dan Direktur Kredit & Syariah, Gusti Candra.




PADANG, HARIANHALUAN.COM – Program terbaru Bank Nagari Kredit MaRandang (Melawan Rentenir di Ranah Minang) yang diluncurkan tahun 2021 lalu, ternyata sukses dan penyalurannya melampaui target yang ditetapkan. Tercatat kredit MaRandang sebesar Rp6,047 miliar telah disalurkan kepada 623 orang nasabah pada tahun 2021 tersebut.

Kepada wartawan dalam Ekspose Kinerja Keuangan Bank Nagari tahun 2021 (kondisi un audited/belum diaudit) pada Jumat (21/1), Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad didampingi para Direksi dan Dewan Komisaris Bank Nagari, mengatakan, target penyaluran Program MaRandang di 2021 sebesar Rp5 miliar. Namun hingga akhir tahun, realisasi penyaluran telah melebihi target yang ditetapkan, yakni Rp6,047 miliar.

"Berdasarkan evaluasi, penyaluran ini sesuai yang direncanakan. Program MaRandang disambut baik oleh masyarakat dan didukung oleh stakeholder terutama Pemerintah Daerah," ucapnya.

Baca Juga: Bank Nagari Dipercaya Kembali Salurkan KUR Tahun 2022 dengan Pagu Rp1,35 Triliun

Ia mengatakan sejauh ini tidak ada kendala terkait penyaluran program tersebut dan para nasabah yang mendapat program itu merasa bersyukur karena dapat dibebaskan dari rentenir yang sangat mencekik mereka selama ini.

Lebih lanjut, ia menyampaikan untuk meningkatkan penyaluran masih perlu ditingkatkan sinergi dan komitmen dari semua pihak yang berkepentingan untuk membantu mengurangi jeratan rentenir kepada pelaku usaha mikro supaya tepat sasaran.

“Kredit MaRandang merupakan salah satu ide dan inovasi yang dilakukan Bank Nagari dengan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam mendorong percepatan recovery ekonomi di Sumatra Barat, khususnya kebangkitan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Karena itu, Bank Nagari membuat skema pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha mikro yang banyak terjerat rentenir dan ingin bangkit di tengah-tengah dampak pandemi Covid-19 ini, dimana skema tersebut diberi nama “MaRandang” (Melawan Rentenir Daerah Minang) yang sudah kita salurkan di seluruh Kota dan Kabupaten di wilayah Provinsi Sumatra Barat,” kata Muhamad Irsyad.

Baca Juga: Sepanjang Tahun 2021, Bank Nagari Realisasikan KUR Senilai Rp1,6 Triliun

Kredit MaRandang juga merupakan bagian dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro yang ditujukan guna mengatasi rentenir di daerah Minang.

Pinjaman kredit pada KUR Super Mikro ini berbentuk Konvensional dan Syariah dengan plafond sampai dengan Rp10 juta.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Atviarni

Tags

Terkini

Bank Nagari Raih TOP BUMD 2022 dari Infobank

Kamis, 19 Mei 2022 | 21:19 WIB
X