Dihantam Gelombang , Longboat Berpenumpang Belasan Orang Tenggelam di Laut

- Minggu, 23 Januari 2022 | 03:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi


HARIANHALUAN.COM - Akibat dihantam gelombang tinggi, Longboat bermuatan 15 orang pempang terbalik di tengah laut.

Baca Juga: Bangkitkan Pariwisata Kepri, Sandi Buka Kembali Travel Bubble

Peristiwa itu terjadi di perairan Pulau Kabat, Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, Kamis (20/1/2022) sekitar pukul 08.10 WIT.

Beruntung, seluruh penumpang berhasil diselamatkan, namun muatan hasil perkebunan seperti pisang dan cabai dak dapat diselamatkan.

"Iya benar. Ada longboat berpenumpang 15 orang terbalik. Longboat itu juga membawa barang berupa pisang dan cili. Semua penumpang berhasil diselamatkan," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M. Rum Ohoirat, seperti dilansi RRI.co.id.

Rum mengatakan, peristiwa berawal ketika longboat dikemudikan Sudirman Marua (51) dibantu Sahril Defenubun (20) bergerak dari Desa Sekat, Kecamatan Kepala Madan, Buru Selatan, sekitar pukul 04.00 WIT. Longboat naas berwana putih itu hendak menuju Leksula.

Longboat naas itu diketahui berangkat dengan kondisi cuaca lautan yang kurang bersahabat. Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), atau di perairan Pulau Kabat, longboat dihantam ombak dari samping kiri dan kanan.

"Karena dihantam ombak dari sisi kiri dan kanan, menyebabkan air masuk ke dalam body dan perlahan-lahan tenggelam," jelasnya.

Saat kejadian itu berlangsung, para penumpang kemudian melompat keluar menggunakan papan alas body. Kurang lebih 10 menit, muncul longboat "Mala" dari Desa Sekat yang kebetulan melintas.

"Body Mala itu kemudian memberikan informasi ke Leksula untuk meminta bantuan dan mengevakuasi korban," kata dia.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: rri.co.id

Tags

Terkini

Wabah PMK Merebak, DPR: Perlu Langkah Strategis

Selasa, 17 Mei 2022 | 17:00 WIB
X