Ahli ITB Sebut Pulau Jawa-Sumatera Bergerak Saling Menjauh, Berdampak ke Anak Krakatau dan Gempa Selat Sunda

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:25 WIB
Anak Krakatau
Anak Krakatau

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung, Irwan Meilano, mengungkapkan dampak tektonik dan vulkanik dari peregangan Pulau Sumatera dan Jawa.

Selain membuat kedua pulau itu bergerak menjauh, peregangan tersebut berimplikasi pada kegempaan di Selat Sunda dan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Menurut Irwan, kajian risetnya soal peregangan Sumatera dan Jawa membuktikan tiga hal. Pertama soal Sesar Sumatera yang menerus ke Selat Sunda seperti penelitian sebelumnya. Kedua, berhubungan dengan proses tektonik dan vulkanisme. “Yang ketiga potensi gempa di seismic gap,” katanya kepada Tempo, Sabtu 22 Januari 2022.

Baca Juga: Asal Dentuman Terungkap! Ternyata Bukan dari Gunung Anak Krakatau

Sebelumnya memang ada dua publikasi riset tentang peregangan SumateraJawa itu. Apa yang dikerjakan Irwan Meilano dan timnya adalah membuktikan dengan pengamatan lewat alat global positioning system (GPS) yang dipasang sejak 2012 di daratan Banten dan Lampung sekitar Selat Sunda.

Riset itu juga dibantu jaringan pengamatan menerus dari 55 titik stasiun GPS kelolaan Badan Informasi Geospasial di Pulau Jawa.

Dari kurun sebelum 2006 hingga 2019, terlihat pola pergerakan Pulau Jawa. “Bergerak dominan ke arah timur dengan kecepatan kira-kira 2 sentimeter per tahun,” ujar Irwan.

Data pengamatan itu membuktikan pola regangan Sumatera dan Jawa yang bergerak saling menjauh. Penyebab regangan itu adalah pergerakan lempeng Indo-Australia yang menyelusup ke lempeng Eurasia. Peregangan itu setelah 2012 lebih signifikan daripada sebelumnya.

Baca Juga: Begini Sejarah Gunung Anak Krakatau yang Menewaskan 36.417 Jiwa, Letusannya Terdengar Sampai Singapura

Regangan tektonik yang tinggi, menurut Irwan, berdampak ke aktivitas gunung api di Selat Sunda. “Mempercepat intrusi magmatik yang meningkatkan potensi letusan gunung,” katanya.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Tempo.co

Tags

Terkini

X