Sehari Terpasang, Spanduk Aspirasi Pedagang dan Pemilik Toko Jalan Minangkabau Hilang

- Minggu, 23 Januari 2022 | 16:55 WIB
Spanduk aspirasi penolakan Awning dan Night Market daei Pedagang dan Pemilik Toko Jalan Minangkabau (Ist)
Spanduk aspirasi penolakan Awning dan Night Market daei Pedagang dan Pemilik Toko Jalan Minangkabau (Ist)

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Sehari terpasang, spanduk penolakan atas rencana pembangunan Awning dan Night Market di Jalan Minangkabau hilang.

Spanduk itu dipasang oleh Syarikat Pedagang dan Pemilik Toko Jalan Minangkabau pada Sabtu (22/1/2022) lalu.

Baca Juga: Pengusutan Pelecehan Seksual Mahasiswi Unri Lamban, Poster dan Spanduk Protes Bertebaran

Minggu (23/1/2022) spanduk yang bertuliskan "Walikota Dengarkan Kami! Batalkan Kanopi/Awning & Night Market Jalan Minangkabau. Ini Menzolimi Kami, Wargamu!" sudah tidak terlihat di lokasi semula.

H. Muhammad Fadli, S.T, M.Sc, Ketua Syarikat Pedagang dan Pemilik Toko Jalan Minangkabau mengatakan, pemasangan spanduk aspirasi para pedagang dan pemilik toko tersebut, sejauh ini tidak melanggar ketentuan.

Baca Juga: Sampaikan Aspirasi, BEM Unand Bawa Spanduk Tulisan Sindir Ketua KPK

Ia mengungkapkan, dalam pemasangan spanduk tersebut, pihaknya juga telah berdiskusi dengan Satpol PP Kota Bukittinggi terkait kemungkinan pelanggaran dari pemasangan spanduk itu.

"Kemarin sudah bicara dengan Satpol PP juga. Menurut kami tidak ada pelanggaran dengan dipasangnya spanduk itu. Tapi, dari pihak Satpol PP ada persepsi lain dari Perda yang dipaparkan," tuturnya kepada Harianhaluan.com.

Fadli mengatakan, karena terdapat perbedaan persepsi itu, kemarin, pihaknya dan Satpol PP Kota Bukittinggi telah sepakat bahwa spanduk tersebut tidak diturunkan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Nagari Raih TOP BUMD 2022 dari Infobank

Kamis, 19 Mei 2022 | 21:19 WIB
X