Nelayan di Kepri Kembali Gelar Aksi Tolak Penangkapan Ikan Terukur

- Senin, 24 Januari 2022 | 01:25 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM- Puluhan Nelayan kembali  gelar aksi  di DPRD Natuna, Kepri. Mereka menyuarakan penolakan terhadap kebijakan penangkapan terukur.

Baca Juga: Biaya Pengurusan Pas Kecil di Kantor KSOP Mencekik Nelayan

 Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia HNSI Kabupaten Natuna Hendrie menjelaskan, kasi tersebut dilakukan karena kebijakan penangkapan terukur dinilai sangat merugikan nelayan.

“ Ini kali kedua kami datang ke DPRD Natuna, dan kami menyatakan sikap menolak terhadap kebijakan penangkapan terukur, karena ini akan merugikan Nelayan kita yakni Nelayan Tradisional. Selain itu kita juga nantinya di batasi jika per kepala atau Nelayan hanya diperbolehkan menangkap ikan sebanyak 2,8 kilogram kan kami tidak bisa berbuat apa-apa. Belum lagi kebijakan ini hanya menguntungkan pengusaha besar yang mempunyai kapal-kapal banyak “, Kata Hendrie  dilansir RRI.co.id, Minggu (23/1/2022).

Sementara itu dari pihak Dewan sendiri terkait penolakan para Nelayan tentang penangkapan terukur yang diterapkan oleh Pemerintah Indonesia melalui kementerian kelautan perikanan menyatakan akan membahas lebih lanjut sebagaiman disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Natuna Jarmin Sidik.

‘’ Ini Segera akan kami bahas bersama seluruh Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Natuna, kami harap Nelayan dapat memahami karena kewenangan dan aturan kan memang dari pusat tentu sudah juga dikaji. Dan kita nanti akan melihat sejauh mana penerapan aturan ini apakah memang merugikan Nelayan atau tidak karena kan memang tidak hanya di Natuna “, Ujar Jarmin Sidik.

Baca Juga: Razia Satpol PP, 10 Orang ABG Ini Kedapatan Bermalam di Penginapan

Kedatangan Nelayan yang jumlahnya puluhan orang tersebut ke DPRD Kabupaten Natuna selain untuk menyatakan sikap juga mengajak para Anggota DPRD untuk bersama-sama menolak secara tegas terkait kebijakan penangkapan terukur.

Mereka merupakan perwakilan dari setiap kecamatan di Kabupaten Natuna.

Sumber: RRI

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: RRI.co.id

Tags

Terkini

X