Ratusan Rumah Warga di Nagari Tarung-Tarung Pasaman Tidak Layak Huni

- Rabu, 26 Januari 2022 | 09:45 WIB
Asparuddin
Asparuddin

LUBUK SIKAPING, HARIANHALUAN.COM - Ratusan rumah yang dihuni warga di Nagari Tarung-Tarung, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, masih berstatus Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Menurut data dari Pemerintah Nagari Tarung Tarung, terbaru. Di tahun 2021 lalu setidaknya masih ada tercatat lebih dari 334 unit RTLH yang terdata pihaknya.

"RTLH kita masih ada sekitar 334 kepala keluarga (KK). Itu tersebar di sembilan kejorongan," kata Walinagari Tarung-Tarung, Asparuddin Nasution, Rabu (26/1/2022).

Kategori, RTLH sendiri kata Aspar, terdiri dari sejumlah parameter. Semisal dari kondisi bangunan rumahnya hingga status dari pemilik atau penghuni rumah tersebut.

"Kita langsung lakukan verifikasi lapangan, ada tim fasilitatornya. Mereka terjun langsung ke lokasi untuk menyurvei kriteria rumah itu ditetapkan sebagai RTLH," katanya.

Dikatakan, sebanyak 356 unit rumah tidak layak huni (RTLH) telah direnovasi (bedah) sepanjang 2017-2020. Sumber dananya beragam. Mulai dari DAK dan APBD kabupaten setempat.

"Dari program BSPS berjumlah 281 unit. Tahun 2019 sebanyak 129 unit, 2020 sebanyak 152 unit. Per unit dibantu Rp17,5 juta. Sisanya, dari APBD (Dinsos) sebanyak 75 unit. Per unit dibantu Rp10 juta," katanya.

Asparuddin berharap, program bedah rumah untuk RTLH di nagari itu tetap berlanjut, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sendiri. Pasalnya, kata dia, program tersebut sangat diharapkan dan membantu warga mendapatkan rumah layak.

"Harapan kita, program BSPS ini tetap lanjut untuk tahun tahun berikutnya. Demikian pula dengan program bedah rumah yang dari Dinas Sosial," ujarnya. (*)

Editor: Nova Anggraini

Terkini

Bank Nagari Raih TOP BUMD 2022 dari Infobank

Kamis, 19 Mei 2022 | 21:19 WIB
X