Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida di Pesisir Selatan Diminta Berperan Awasi Distribusi 

- Kamis, 27 Januari 2022 | 21:44 WIB
Ilustrasi pupuk bersubsidi (Dok.Pupuk Kujang)
Ilustrasi pupuk bersubsidi (Dok.Pupuk Kujang)

"Padahal kini memasuki musim tanam. Akibatnya kini banyak padi petani yang menguning karena kekurangan pupuk," ujarnya.

Kelangkaan dan lonjakan harga pun dialami petani di Nagari Salido Kecamatan IV Jurai. Maradi, (68), salah seorang petani setempat mengaku phonska Rp 150 ribu per karung, dari Rp 135 ribu per karung. Urea Rp150 ribu per karung, dari Rp125 per karung.

Menurut Madrianto, ini perlu dilakukan musyawarah bersama. Sebab, katanya, soal harga dan kelangkaan pupuk bersubsidi tidak hanya bisa dibahas di tingkat Dinas Pertanian saja.

Namun, di daerah ada namanya Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) yang leading sektor digawangi oleh beberapa unsur OPD.

"Leading sektor, ini koordinasi dengan Asisten dan Bagian Perekonomian, dan kita menginisiasi ini segera diaktifkan bagaimana hak petani dalam hal pupuk subsidi terakomodir," ujarnya. (*)

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelar Rakerda, HIPMI Sumbar Bakal Bahas Ini

Minggu, 26 Juni 2022 | 09:23 WIB

Padang Panjang Boyong Tiga Penghargaan dari KPK

Kamis, 23 Juni 2022 | 09:10 WIB
X