Sejumlah Negara di Eropa Sudah Pakai Pil Covid-19 Pfizer

- Senin, 31 Januari 2022 | 11:55 WIB
Paxlovid, obat COVID-19 terbitan Pfizer. (Dok Net/Istimewa)
Paxlovid, obat COVID-19 terbitan Pfizer. (Dok Net/Istimewa)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - REGULATOR Obat Uni Eropa (UE), European Medicine Agency (EMA), secara kondisional menyetujui penggunaan pil Covid-19 Pfizer untuk merawat orang dewasa yang berisiko sakit parah.

Izin darurat ini membuka peluang obat tersebut dipakai di banyak negara, khususnya di Eropa.

Beberapa negara yang sudah menggunakan pil Covid-19 Pfizer antara lain Italia, Jerman, dan Belgia. Obat tersebut dikenal dengan nama pasar 'Paxlovid'. Amerika Serikat sendiri sudah lebih dulu pakai, dimulai Desember 2021.

Baca Juga: Deretan Negara Eropa yang Longgarkan Pembatasan Covid-19, Boleh Tak Bermasker di Tempat Umum

Komisaris kesehatan UE Stella Kyriakides mengatakan, penggunaan pil Covid-19 Pfizer ini sekarang membuat kemajuan yang baik dalam hal perawatan pasien, yang digambarkan sebagai garis pertahanan kedua setelah vaksin Covid-19.

"Paxlovid adalah antivirus oral pertama yang bisa digunakan di rumah dalam portofolio kami, dan memiliki potensi membuat perbedaan nyata bagi orang-orang yang berisiko tinggi berkembang menjadi Covid-19 yang parah," katanya, dikutip dari RTE, Jumat (28/1/2022).

Sementara itu, pil Covid-19 Merck juga sedang ditinjau di Uni Eropa, tetapi membutuhkan waktu lebih lama untuk disetujui karena perusahaan merevisi data uji cobanya pada November 2021, dengan mengatakan obat itu secara signifikan kurang efektif daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Baca Juga: Ahli Temukan Efek Samping Baru Booster Vaksin Pfizer pada Kulit!

Obat oral Covid-19 seperti Pfizer punya dipandang sebagai pilihan pengobatan baru yang menjanjikan yang dapat dilakukan di rumah pada awal gejala Covid-19 untuk membantu mencegah rawat inap dan kematian.

"Kami bangga memiliki jejak manufaktur yang kuat di Eropa, yang akan membantu mendukung produksi hingga 120 juta dosis Paxlovid secara global," kata Chief Executive Pfizer Albert Bourla dalam sebuah pernyataan.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

Berprestasi, Wako Hendri Septa Umrahkan 44 ASN Padang

Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:15 WIB

Pemkab Pessel Terima CSR Bank Nagari untuk Pendidikan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:01 WIB
X