Dalam Rakor Wali Nagari, Bupati Dharmasraya Sampaikan Hal Ini

- Rabu, 9 Februari 2022 | 21:30 WIB
Dalam Rakor Wali Nagari, Bupati Dharmasraya Sampaikan Hal Ini
Dalam Rakor Wali Nagari, Bupati Dharmasraya Sampaikan Hal Ini

 

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menghadiri acara Rapat Koordinasi (Rakor) Wali Nagari se-Kabupaten Dharmasraya tahun 2022 dengan tema Dharmasraya Maju yang Mandiri dan Berbudaya. Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD, Pariyanto, Kapolres, AKBP Nurhadiansyah, Sekda, Adlisman, Kasi Intel Kejari, Kepala DPMD, Staf Ahli, Asisten dan undangan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Rabu, (09/02/22).

Dalam sambutannya Bupati mengucapkan terima-kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dharmasraya, karena tahun 2022 ini Dharmasraya kembali meraih tercepat pencairan Dana Desa Tahap 1 di provinsi Sumatera Barat bahkan di tingkat nasional untuk 10 nagari diantaranya, Nagari Sungai Rumbai, Nagari Sungai Duo, Nagari Kurnia Selatan, Gunung Medan, Silago, Lubuk Karak, Tabek, Tanjung Alam, Bonjol dan Sungai Dareh.

“Kondisi tanggal 9 Februari 2021, baru 25 nagari yang cair dana desa tahap 1 nya. Bagi 27 nagari yang belum cair, tolong segerakan APB nya dan kelengkapan administrasinya. Sehingga pelaksanaan pembangunan dapat segera dirasakan oleh masarakat kita,” himbau Bupati.

Baca Juga: Ketua DPD RI Minta Pers Angkat Isu  Soal Deforestasi

Bupati juga mengucapkan penghargaan yang setingi-tingginya kepada Wali Nagari yang telah melakukan inovasi dalam pelaksanaan pembangunan di nagari. Serta diakui secara propinsi dan bahkan nasional, yaitu Nagari Sungai Duo dengan nagari statistiknya dan Nagari Taratak Tinggi dengan gerakan lansia produktif Saiyo Sakato beringin Saktinya atau disebut GL Prosasabesa.

“Kepada kedua nagari ini, Pemkab Dahrmasraya memberikan reward melalui alokasi dana nagari tahun 2022 ini sebesar Rp.200 juta. Selain itu, indicator keberhasilan pembangunan nagari adalah meningkatna klasifikasi Indeks Desa Membangun (IDM) melalui berkurangnya nagari sangat tertinggal dana tertinggal. Dan meningkatnya nagari maju dan mandiri,” beber Bupati lagi.

Sehungan dengan hal itu, nagari di Kabupaten Dharmasraya mengalami peningkatan setiap tahunnya. Alhamdulillah tahun ini Dharmasraya sudah menuntaskan sebelumnya 4 nagari, sekarang tinggal 3 nagari yaitu Nagari Banai, Nagari Lubuk Besar dan Nagari Bonjol. Sedangkan untuk nagari maju di Dharmasraya mengalami kenaikan menjadi 20 nagari, sebelumnya hanya 16 nagari saja. Nagari mandiri bertambah satu nagari, sehingga sampai saat ini sudah ada lima nagari mandiri. Diantaranya nagari Sungai Duo, Sungai Rumbai, Koto Baru, Empat Koto Pulau Punjung dan Koto Ranah. Selebihnya nagari berkembang berjumlah 24 nagari, sebelumnya 28 nagari.

Baca Juga: Utamakan Pelayanan, MPP Sawahlunto Pilih Layanan Premium PLN

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

Gelar Rakerda, HIPMI Sumbar Bakal Bahas Ini

Minggu, 26 Juni 2022 | 09:23 WIB
X