Siswi SMKN 1 Karimun Diduga Korban Pencabulan

- Sabtu, 12 Februari 2022 | 00:04 WIB
Ilustrasi. Internet
Ilustrasi. Internet

HARIANHALUAN.COM - Pria inisial A, oknum petugas tata usaha (TU) yang juga merangkap pembantu pembina pramuka di SMKN 1 Karimun, diduga mencabuli siswi kelas X inisial N.

Baca Juga: Anggota DPRD Kampar dari PKS Diganti, Diduga Gegara Kasus Asusila

Dalam mediasi  di sekolah diduga ada penawaran   'uang damai' Rp 50 juta.  Namun pria A  yang semula menyanggupi, kemudian membatalkannya.

Kepala SMKN 1 Karimun, Mastur didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Manajemen Mutu sekaligus Koordinator Pramuka SMKN 1 Karimun Bedri, membenarkan soal mediasi yang mereka lakukan di sekolah.

Hanya saja, Bedri tidak membenarkan adanya peristiwa dugaan pencabulan yang dilakukan A terhadap N.

"Informasinya tidak persis seperti itu. Saya sudah memanggil keduanya," ujar Bedri di SMKN 1 Karimun, seoerti dilansir haluankepri.com,  Jumat (11/2/2022).

Bedri menyebut, A membantah telah melakukan pencabulan terhadap N.

"Saya kenal betul dengan pribadi A, dia mengaku tidak pernah melakukan perbuatan itu," jelas Bedri.

Saat mediasi itu, katanya, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai asalkan A mau membayarkan 'uang damai' sebesar Rp50 juta kepada keluarga N.

"Saya bilang pada A, kalau kamu merasa tidak pernah melakukan itu, kenapa kamu mau bayar Rp50 juta. Ditanya begitu, A menjawab dia melakukan itu karena kasihan melihat kepala sekolah yang terus ditekan keluarga N," sebut Bedri.

Akhirnya A membatalkan membayar uang damai Rp50 juta tersebut.

Begitu mengetahui jawaban A, pihak keluarga korban akhirnya melaporkan peristiwa itu ke polisi.

Saat ini, kasusnya tengah diproses di Polsek Tebing.

Peristiwa memalukan itu diduga terjadi di lantai 2 salah satu gedung sekolah pada Sabtu, 5 Februari 2022 lalu.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluankepri.com

Tags

Terkini

Jangan Kaget, Ini Deretan Mobil Kece Sekda Riau

Rabu, 22 Maret 2023 | 14:28 WIB
X