Puskesmas Ulak Karang Padang Bertanggung Jawab atas Bocah 12 Tahun Korban Dugaan Malpraktik

- Rabu, 16 Februari 2022 | 19:13 WIB
Dokter Celsia Krisanti Darsun
Dokter Celsia Krisanti Darsun

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Menanggapi seorang anak berumur 12 tahun yang diduga menjadi korban malpraktik berupa salah pemberian obat, pihak Puskesmas Ulak Karang mengatakan sepenuhnya bertanggung jawab atas kondisi yang dialami oleh anak tersebut.

Kepala Puskesmas Ulak Karang, Dokter Celsia Krisanti Darsun, mengatakan, pihak Puskesmas Ulak Karang sepenuhnya bertanggung jawab atas kondisi yang dialami oleh AK.

"Secara garis besar, kita sudah bertanggung jawab sekali dengan apa yang telah kita lakukan, kita juga telah menyiapkan bukti dan data, upaya mediasi dengan keluarga juga telah kita lakukan, namun tidak tercapai kata sepakat, sehingga saat ini kami masih menunggu proses," ucapnya, saat ditemui harianhaluan.com di Puskesmas Ulak Karang, Rabu (16/2/2022).

Baca Juga: Anak 12 Tahun Diduga Korban Malpraktik Puskesmas Ulak Karang Padang

Dokter Celsia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertanggung jawab penuh dengan mengupayakan pengobatan untuk mengembalikan dan menyembuhkan kondisi mata AK sejak setahun lalu, namun langkah itu, dikatakan olehnya mendapatkan penolakan dari pihak keluarga AK.

"Tawaran untuk menanggung seluruh biaya pengobatan AK sampai selesai, juga telah pernah kita utarakan kepada pihak keluarga, namun mereka menolak dengan alasan sudah enggan berurusan dengan pihak Puskesmas," ujarnya.

Ia juga membenarkan bahwa salah satu kompensasi yang pernah ditawarkan oleh pihak Puskesmas Ulak Karang kepada keluarga AK, adalah berupa pemberian modal usaha.

"Iya benar, pemberian modal usaha itu kami tawarkan sebagai salah satu opsi kompensasi. Sebagai instansi, tentu kami berupaya mencarikan jalan keluarnya, modal usaha itu salah satu kompensasi," ucapnya.

Dokter Celsia juga menyebutkan, bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan internal secara menyeluruh di Puskesmas Ulak Karang, untuk mencegah berulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

"Sesuai SOP, pemeriksaan internal telah kita lakukan, termasuk memberikan teguran kepada petugas yang bersangkutan, kita juga telah membenahi tata cara pengingatan SOP, untuk mencegah kejadian serupa berulang," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Tags

Terkini

Alizar Terpilih Jadi Ketua LPM Korong Gadang Padang

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 15:16 WIB

Vaksinasi Booster Wajib Bagi ASN Padang

Senin, 1 Agustus 2022 | 13:09 WIB

Kehadiran Tugu Apeksi Bikin Padang Kian Semarak

Senin, 1 Agustus 2022 | 11:40 WIB
X