Produsen Tahu di Bukittinggi Keluhkan Lonjakan Harga Kedelai

- Senin, 21 Februari 2022 | 15:20 WIB
Proses produksi di Pabrik Tahu Renvill Bukittinggi
Proses produksi di Pabrik Tahu Renvill Bukittinggi

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Produsen tahu di Bukittinggi keluhkan harga kacang kedelai. Pasalnya, harga kedelai yang menjadi bahan pokok bembuatan tahu mulai melonjak. Hal itu diutarakan oleh Rosnita, pemilik Pabrik Tahu Renvill di Bukittinggi, Senin (21/2/2022).

Ia menuturkan, saat ini, harga kacang kedelai menembus angka Rp585 ribu per satu karung dengan berat 50 kilogram.

"Kenaikan sudah mulai sejak awal tahun. Harga normal tidak sampai Rp500 ribu. Ini ada informasi naik lagi," ujarnya kepada Harianhaluan.com.

Rosnita itu mengatakan, kenaikan harga yang terjadi saat ini adalah yang tertinggi sejak pabriknya berdiri di 2003 silam.

 

Lonjakan harga bahan pokok tersebut, berpengaruh terhadap biaya produksi.

Hingga saat ini, Rosnita mengaku belum menemukan cara untuk mengakali biaya produksi yang semakin meroket.

Bahkan, ia belum berani menaikan harga tahu produksinya ke pengecer di pasar.

"Harga tahu masih normal, satu cetakan masih kita jual Rp70 ribu ke pengecer. Sekarang kita hanya memikirkan bagaimana caranya agar karyawan tetap punya pekerjaan," tuturnya.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

BPKB Dishub Kota Pariaman Terapkan Pembayaran Online

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:13 WIB
X