Waspada! Subvarian BA.2 Sebabkan Gejala COVID-19 yang Lebih Parah

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 21:55 WIB
Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/PIRO4D)
Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/PIRO4D)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Subvarian Omicron baru BA.2 dilaporkan menimbulkan gejala COVID-19 yang berbeda dibandingkan dengan jenis sebelumnya, menurut KREM 2 News.

Petugas Kesehatan Distrik Kesehatan Regional Spokane Francisco, Velazquez, mengatakan kepada KREM 2 News bahwa varian BA.2 menyebar lebih mudah daripada Omicron asli dan disertai dengan lebih banyak gejala.

Velazquez mengatakan gejala baru termasuk pusing dan kelelahan. Meskipun kasus COVID-19 berkurang, penelitian menunjukkan varian omicron dapat menginfeksi ulang orang, menempatkan orang pada risiko infeksi berikutnya dan lebih banyak gejala COVID-19.

Baca Juga: Baru Lagi Nih! Subvarian Baru Omicron BA.2 yang Lebih Menular Mulai Menyebar di AS

Velazquez mengatakan bahwa orang-orang harus terus divaksinasi dan ditingkatkan untuk menurunkan risiko infeksi, terutama karena kedua gejala tersebut dapat berasal dari jenis virus lain.

Menyebabkan gejala COVID-19 yang lebih parah

Dilansir dari Deseret News, para ilmuwan memiliki beberapa bukti bahwa subvarian BA.2 dari varian coronavirus omicron dapat menyebabkan gejala COVID-19 yang lebih parah dibandingkan dengan strain varian omicron asli sebelumnya.

Penelitian tersebut mencakup eksperimen laboratorium baru-baru ini di Jepang yang menemukan BA.2 memiliki beberapa fitur yang membuatnya mampu menyebabkan gejala COVID-19 yang parah.

Menyebabkan penyakit yang lebih buruk

“Mungkin, dari sudut pandang manusia, virus ini lebih buruk daripada BA.1 dan mungkin dapat menularkan lebih baik dan menyebabkan penyakit yang lebih buruk,” kata Dr. Daniel Rhoads, kepala bagian mikrobiologi di Klinik Cleveland di Ohio, menurut CNN.(*)

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Liputan6.com

Tags

Terkini

Pelaku Pembunuhan Guru TK Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:34 WIB
X