BPBD Pasaman Barat: Warga Trauma Hingga Berlarian ke Dataran Tinggi Karena Luapan Sungai

- Selasa, 1 Maret 2022 | 01:55 WIB

SIMPANG AMPEK, HARIANHALUAN.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat (Pasbar) mengatakan dampak dari gempa yang melanda daerah itu masih menimbulkan trauma bagi warga.

Hal itu terlihat pasca meluapnya aliran sungai Batang Pinagar dan menimbulkan kepanikan masyarakat yang bermukim di sekitaran sungai tersebut, Senin malam (28/2/2022).

Kasi Kedaruratan BPBD Pasbar, Gusrizal meyakini kepanikan warga dilatarbelakangi mengalami trauma setelah dilanda gempa pada Jumat (25/2/2022) lalu.

Baca Juga: Breaking News: Debit Air Batang Pinagar dan Batang Nango Pasaman Barat Meluap

"Kondisi sejauh ini masih kondusif, tidak ada banjir bandang, cuma aliran air sedikit meluap. Kepanikan warga karena masih mengalami trauma dari bencana sebelumnya," ujarnya.

Gusrizal mengatakan, saat ini tim dari BPBD bersama relawan yang berada di lokasi tersebut sedang berusaha menenangkan masyarakat yang berusaha menyelamatkan diri.

Diinformasikan, saat ini masyarakat yang panik berusaha menyelamatkan diri ke daerah dataran tinggi untuk menghindari luapan aliran sungai tersebut. (*)

 

 

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

X