Kasus DBD Tinggi, Dana Penanganan di Kota Pariaman Habis

- Senin, 7 Maret 2022 | 12:38 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah.


PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Kasus DBD tinggi di Kota Pariaman. Dana untuk itu sudah habis, Dinas Kesehatan setempat mengajukan tambahan dana ke dinas keuangan untuk penanganan kasus lebih lanjut.

"Kenaikan kasus DBD dipicu kondisi iklim panca roba," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah kepada harianhaluan.com, Senin (7/3-2022).

Dana yang ada Rp36 juta untuk penanganan DBD tahun 2022 ini, itupun sudah habis.

"Ya, dinkes sudah ajukan permintaan  tambahan dana untuk kegiatan penanganan DBD ke Dinas Keuangan.

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Memilih Inverter PV GoodWe

Dana sebesar Ro36 juta tersebut hanya bisa untuk menangani 18 kasus, sedang kasus DBD sampai saat ini, ada sementara sampai saat ini ada 41 kasus.

Pengajuan tambahan dana yang dilakukan ini diharapkan terealisasi, kata Nazifah.

Sementara Kepala Bidang pengendalian dan pemberantasan penyakit (P2P), Rio Arisandi, dalam penanganan DBD, selain  perawatan medis di rumah sakit dan puskesmas juga sangat diharapkan peran masyarakat untuk terus meningkatkan, menjaga kebersihan lingkunganya, agar nyamuk DBD tidak bersarang.

Baca Juga: Desa Marabau Kota Pariaman Berhasil Atasi Gagal Panen

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

Gubernur Sumbar Bagi-bagi Bendera Merah Putih

Senin, 8 Agustus 2022 | 18:05 WIB
X