Menag Sebut Nantinya Label Halal MUI Tak Berlaku: Sertifikasi Halal Sesuai UU Diselenggarakan Pemerintah

- Sabtu, 12 Maret 2022 | 20:52 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas/tangkaplayar viva
Menag Yaqut Cholil Qoumas/tangkaplayar viva

HARIANHALUAN.COM- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan label halal yang dikeluarkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag tidak lagi milik Majelis Ulama Indonesia (MUI). Logo baru akan diterapkan secara bertahap.

"Di waktu-waktu yang akan datang, secara bertahap label halal yang diterbitkan MUI dinyatakan tidak berlaku lagi," kata Menag Yaqut di akun Instagram @gusyaqut, Sabtu (12/3/2022).

Menag Yaqut menyatakan hal itu mengacu pada keputusan Undang-undang mengenai sertifikasi halal yang perlu diselenggarakan oleh pemerintah bukan Organisasi Masyarakat (Ormas).

Baca Juga: Joe Biden Bebeberkan Alasan Amerika 'Takut' Perangi Rusia dengan Konfrontasi Langsung di Ukraina

"Sertifikasi halal, sebagaimana ketentuan Undang-Undang, diselenggarakan oleh pemerintah, bukan lagi Ormas," katanya dilansir dari Inews.id

Berikut ini kutipan lengkap Menag melalui Instagram resminya :

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama menetapkan label halal yang berlaku secara nasional. Penetapan label halal tersebut dituangkan dalam Keputusan Kepala BPJPH Nomor 40 Tahun 2022 tentang Penetapan Label Halal.

Baca Juga: Menag Yaqut Berencana Undang Paus Fransiskus ke Indonesia

Di waktu-waktu yang akan datang, secara bertahap label halal yang diterbitkan oleh MUI dinyatakan tidak berlaku lagi. Sertifikasi halal, sebagaimana ketentuan Undang-undang, diselenggarakan oleh Pemerintah, bukan lagi Ormas.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: iNews.id

Tags

Terkini

X