Sumbar Potensi Gempa Besar dan Tsunami, Pakar Gempa Soroti Terkait Mitigasi 

- Kamis, 17 Maret 2022 | 10:19 WIB
Ilustrasi gempa bumi.  (PIXABAY)
Ilustrasi gempa bumi. (PIXABAY)

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pakar gempa dan akademisi di UNP yang juga lulusan Chiba University Jepang, Pakhrur Razi mengatakan banyaknya kerusakan yang terjadi saat gempa di Pasaman menandakan mitigasi gempa, edukasi siaga bencana dan penanggulangan gempa di Sumbar masih sangat perlu ditingkatkan.

"Saya sangat yakin masih banyak sistem dan juga bangunan-bangunan yang ada, tidak memenuhi standar aman gempa," kata Pakhrur.

Menurut analisanya, jika dilihat kekuatan dan kedalamannya serta lokasinya besar kemungkinan memang akan ada kerusakan bangunan-bangunan terutama di daerah epicenter.

Baca Juga: Ngeri! Gempa M 7,3 di Jepang Mengakibatkan Kereta Shinkasen Tergelincir, Begini Kondisinya!

Pakhrur menyebut pemerintah perlu melakukan asessment bagunan, daerah yang mungkin tidak layak sebagai tempat tinggal.

"Dari Gempa di Pasaman kita bisa berkaca, malah banyak Bangunan berada di jalur sesar. Menurut saya harus ada semacam aturan yang dipatuhi oleh masyarakat pada saat mendirikan bangunan. Aturan tersebut berisi tentang standar pendirian bangunan aman gempa terlebih Sumbar yang memang rawan gempa," kata dia.

Lebih jauh, Ia mengatakan pada tahap implementasinya Pemda setempat harus turun kelapangan untuk melakukan pengecekan dan asesment kelayakan bangunan serta lokasi.

Baca Juga: Aneh! Migor Justru Melimpah di Bandung Padahal di Padang Langka?

Namun demikian, kepada masyarakat Ia mengimbau untuk tidak panik namun tetap waspada. Sebab gempa seperti ini akan terus ada disepanjang sesar Sumatra.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

X