Rupanya Ini Alasan Mengapa Densus 88 Hindari Penangkapan Terduga Teroris di Rumahnya

- Selasa, 22 Maret 2022 | 14:28 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

HARIAN HALUAN - Polemik penembakan tersangka teroris yang ditembak mati Tim Densus 88 Anti Teror, menuai banyak kritikan masyarakat. Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror mengungkap, jika pihaknya selama ini sudah berupaya bertindak humanis saat penangkapan terduga tersangka teroris.

Kepala Densus 88 Anti-teror Irjen Polisi Marthinus Hukom, mengatakan hal ini lantaran selama proses penangkapan pihaknya memang menghindari tindakan yang dapat menewaskan terduga tersangka.

"Kalau rekan-rekan lihat pendekatan sekarang kami mencoba untuk meminimalisir kejadian akses dari penangkapan yaitu matinya tersangka," ujar Marthinus Hukom usai rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III, Senin (21/3/2022).

Baca Juga: Terungkap Peran dan Keterlibatan 4 Tersangka Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Batam

Lebih lanjut ia mengungkap, upaya untuk mengindari tindakan yang dapat menewaskan tersangka selama proses penangkapan yakni, ketika terduga teroris itu berada di luar rumahnya.

Marthinus menyebut kasus penangkapan terduga teroris yang pada akhirnya tewas, salah satunya Dr. Azhari bin Husin.

Azhari tewas lantaran ia saat itu melawan ketika ditangkap di rumahnya. Selama penangkapan, bahkan aktor bom Bursa Efek Jakarta itu melemparkan 12 bom ke arah petugas..

"Dia membalas dengan bom, 12 bom dia lemparkan ke arah kita, itu basis pertahanan," kata Marthinus.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan JI Ternyata PNS di Pemkab Tangerang

Halaman:

Editor: Rahma Livia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X