BMKG Prediksi Tahun 2025 Es di Puncak Jayawijaya Habis, Ini Penyebab dan Dampak Lanjutannya

- Jumat, 25 Maret 2022 | 11:59 WIB
Gunung Jayawijaya (foto : pixabay)
Gunung Jayawijaya (foto : pixabay)

HARIAN HALUAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) prediksi es yang berada di puncak Gunung Jayawijaya, Kab. Yahukimo, Papua bakal mencair dan habis pada 2025 mendatang.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan hal tersebut terjadi akibat pemanasan global dan kenaikan suhu akibat perubahan cuaca ekstrem.

"Kalau pemanasan dan kenaikan suhu terus terjadi dan perubahan iklim tidak bisa dimitigasi maka pada 2025 diprediksi es sudah punah tidak ada lagi di puncak Jayawijaya," kata Dwikorita seperti dikutip dari Okezone.com pada Jumat 25 Maret 2022.

Baca Juga: BMKG Sebut Hujan Berhenti Bukan Karena Pawang Hujan, Rara: Itu Berkah dari Doa

Ia mencontohkan dampak ekstrem yang terjadi di puncak Gunung Jayawijaya yaitu pada tahun 2020 terdeteksi lapisan es hanya ada di sekitar puncak gunung dengan ketebalan es hingga 31,49 meter.

"Kini kondisi es di Gunung Jayawijaya hanya tinggal 1 persen dari puncak area Jaya Wijaya yang memiliki luas 200 kilometer persegi, atau saat ini lapisan es hanya ada di sekitar 2 kilometer persegi," ujarnya.

Selain itu dikatakannya proyeksi iklim di 2030 berdasarkan basis 2006-2016, suhu udara akan meningkat 0,5 derajat Celcius dalam kurun waktu 10 tahun dan curah hujan lebih kering 20 persen.

Baca Juga: Penyebab dan Dampak dari Perubahan Iklim Akibat Pemanasan Global

"Ini disebabkan potensi bencana hidrometeorologi semakin meningkat dan yang paling mencemaskan dari analisis ini yaitu terjadi kenaikan suhu hingga tahun 2100 di seluruh provinsi pulau utama di Indonesia apabila tidak dilakukan mitigasi iklim," kata Dwikorita Karnawati.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

X