Mahasiswa Terlilit Pinjol hingga Ratusan Juta, Orang Tua Terpaksa Jual Aset

- Jumat, 25 Maret 2022 | 13:46 WIB
ilustrasi pinjol/foto: google
ilustrasi pinjol/foto: google

HARIAN HALUAN- Terjebak pinjaman online, seorang mahasiswa harus membayar ratusan.

Dijelaskan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara (Sulutgomalut), Darwisman, mahasiswa tersebut sepertinya menggunakan sistem “gali lobang”.

Sebelumnya, mahasiswa itu memimjam sebesar Rp200 juta, sehingga orang tua harus menjual aset untuk menutupi pinjaman tersebut karena malu sudah tersebar data diri anak tersebut.

"Pengaduan yang masuk di OJK Sulutgomalut akibat Pinjaman Online illegal, seorang ibu mengadu karena namanya tercatat di SLIK yang dilaporkan oleh salah satu fintech legal," jelas yang dikutip dari okezone.com, Jumat (25/3).

Baca Juga: Sebelum Diciduk Polisi, Dea OnlyFans Pernah Diundang ke Podcast Deddy Corbuzier

"Merasa tidak pernah mengakses, ternyata keluarganya yang menggunakan data pribadi ibu tersebut," tambah Darwisman.

Selain itu, terdapat juga kasusu seorang tokoh masyarakat yang tidak sadar mengakses fintech illegal, karena bunga yang besar dia sudah tidak mampu bayar akhirnya namanya tersebar di masyarakat.

Bahkan di beberapa daerah kata dia, ada yang sampai tewas bunuh diri karena pinjol ilegal, di Jakarta Selatan ada supir taksi yang tewas gantung diri, lalu di Wonogiri seorang perempuan tewas gantung diri bahkan di Tapanuli Utara tewas dibakar saudara karena terlibat pinjol illegal.

Baca Juga: Resmikan Sentra Demang Toenthoer,Menko Airlangga: Solo Terbuat dari Rindu, Kenangan dan Wedangan

Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat agar tidak tergoda oleh tawaran pembiayaan dari Pinjol ilegal, yang masih marak dan sangat merugikan masyarakat dengan jeratan bunga dan denda yang sangat besar.

Halaman:

Editor: Nuraini

Tags

Terkini

Pemerintah Indonesia Raih Blue Park Awards

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:37 WIB
X