Ratusan Rekening Terkait Investasi Bodong Dibekukan PPATK, Jumlah Uangnya Fantastis

- Jumat, 25 Maret 2022 | 14:32 WIB
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana.(dok/PPATK)
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana.(dok/PPATK)

HARIAN HALUAN - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bekukan ratusan rekening terkait dugaan aliran dana investor produk investasi ilegal alias bodong.

Kepala PPATK Ivan Yustivandana mengatakan pihaknya kembali membekukan sejumlah rekening yang diduga berasal dari tindak pidana investasi ilegal.

"Ada sebanyak 17 rekening dengan nilai Rp77,945 miliar telah kita bekukan dan total penghentian sementara transaksi yang diduga berasal dari tindak pidana berupa investasi ilegal ini telah mencapai Rp502,88 miliar dari 275 rekening," kata Ivan Yustivandana, Jumat 25 Maret 2022 seperti dikutip dari Okezone.com.

Baca Juga: Jawab Tuduhan Terlibat Trading Binary Option dan Kripto, Juragan 99: Cek ke PPATK

Ia menjelaskan PPATK akan terus memantau dan melakukan analisi terhadap dugaan tindak pidana investasi ilegal yang diketahui memiliki modus yang beragam.

"Salah satu contoh modusnya adalah dengan menyimpan dalam bentuk aset kripto melalui penggunaan rekening milik orang lain dan kemudian dipindahkan ke berbagai rekening di beberapa bank untuk mempersulit penelusuran transaksi," ujarnya.

Ia mengaku pihaknya akan terus melakukan pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ini di Indonesia dan berkoordinasi dengan FIU dari negara lain.

Baca Juga: Dana Rp352 M dari Aksi Tipu Robot Trading Diblokir PPATK

"Kami memiliki kewenangan untuk melakukan penghentian sementara transaksi selama 20 hari kerja dan selanjutnya berkoordinasi serta melaporkan kepada penegak hukum terhadap transaksi mencurigakan dalam nominal besar terkait dengan investasi yang diduga ilegal," kata Ivan Yustivandana.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

X