Booster Jadi Syarat Mudik, Fadli Zon: Syarat yang Mengada-Ada, Cabut Aja Syarat Itu!

- Minggu, 27 Maret 2022 | 18:19 WIB
Fadli Zon
Fadli Zon

HARIAN HALUAN - Pemerintah tahun ini mulai melonggarkan sejumlah kebijakan antisipasi Covid-19 terkait aktivitas ibadah dan lebaran.

Dalam pelaksanaan shalat tarawih dan mudik misalnya, pemerintah telah membolehkan untuk dilaksanakan. Namun dengan syarat, harus terlebih dulu menerima vaksin ketiga atau vaksin booster.

Kebijakan tersebut kemudian menuai banyak kritik dari berbagai pihak. Aturan vaksin booster untuk tarawih dan mudik dianggap tebang pilih.

Beberapa pihak membandingkan kebijakan vaksin booster saat MotoGP Mandalika dan mudik, dimana pada saat MotoGP Mandalika kebijakan tersebut tidak ada.

Baca Juga: Bandingkan Kebijakan Vaksin Saat Mudik dan MotoGP, Imam Shamsi Ali: Tidak Fair! Itu Meresahkan!

Padahal sama-sama terjadinya mobilisasi massa. Terbaru, kebijakan vaksin booster dikritik kembali lantaran dalam diperbolehkannya konser tanpa vaksin booster.

"Satu lagi yang membuat kami bahagia tadi, kami sempat menyaksikan Joyland Festival yang digelar di Nusa Dua. Ini merupakan konser besar pertama setelah dua tahun pandemi. Presiden hadir sendiri dan memerintahkan kami dan Polri bahwa event-event musik dan event-event ekonomi kreatif lainnya difasilitasi, agar mereka mendapat izin dengan satu syarat protokol kesehatan dan vaksinasi lengkap namun lebih bagus lagi kalau sudah booster," kata Sandiaga Uno.

Menanggapi hal tersebut politikus Gerindra sekaligus Anggota DPR RI mengkritik kebijakan yang dikeluarkan pemrintah tersebut.

Baca Juga: Mudik Wajib Vaksin Booster, Imam Shamsi Ali: Apakah yang Hadir di Mandalika Dipersyaratkan Booster?

Halaman:

Editor: Muhammad Irfan

Tags

Terkini

X