Pemerintah Diminta Mencabut Syarat Vaksin Booster Untuk Mudik dan Tarawih

- Minggu, 27 Maret 2022 | 20:04 WIB

HARIAN HALUAN - Pemberlakuan aturan vaksin booster sebagai syarat mudik dan shalat tarawih menuai banyak kritik karena dinilai tidak adil.

Pasalnya baru-baru ini, Sandiaga Uno menyatakan event konser sudah boleh digelar dengan protokol kesehatan ketat dan vaksinasi lengkap.

"Satu lagi yang membuat kami bahagia tadi, kami sempat menyaksikan Joyland Festival yang digelar di Nusa Dua. Ini merupakan konser besar pertama setelah dua tahun pandemi. Presiden hadir sendiri dan memerintahkan kami dan Polri bahwa event-event musik dan event-event ekonomi kreatif lainnya difasilitasi, agar mereka mendapat izin dengan satu syarat protokol kesehatan dan vaksinasi lengkap namun lebih bagus lagi kalau sudah booster," kata Sandiaga Uno sebagaimana dikutip Harian Haluan dari Pikiran-Rakyat pada Minggu, 27 Maret 2022.

Baca Juga: Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Kunjungi DPP PKS, Netizen: Kode Keras Nih!

Perbedaan aturan mudik dan shalat tawarih dengan konser ini kemudian dikritik. Salah satu kritik itu dilontarkan oleh Politikus PKS Hidayat Nur Wahid.

Lebih lanjut Hidayat Nur Wahid dengan tegas menyarankan syarat booster untuk shalat tarawih dan mudik sebaiknya dicabut.

"Bahkan Untuk Konser Musik Yang Biasanya Lama&Sangat Padat, Sudah Bisa Digelar Tanpa Ada Syarat Booster. Syaratnya Cuma ; Prokes Ketat dan Vaksin Lengkap. Maka Mestinya Syarat Sudah Booster Untuk Sholat Tarawih di Masjid dan Mudik Lebaran, Dicabut," tulis Hidayat Nur Wahid melalui akun twitter miliknya sebagaimana dikutip Harian Haluan pada Minggu, 27 maret 2022.

Baca Juga: Soal Peluang Duet Puan dan Anies Baswedan di Pilpres 2024, PDIP: Ada Koneksitas

Cuitan Hidayat Nur Wahid tersebut juga ditanggapi oleh Politikus Gerindra Fadli Zon dan menyetujui dicabutnya aturan vaksin booster untuk shalat tawarih dan mudik.

Halaman:

Editor: Muhammad Irfan

Tags

Terkini

X