IDI Dihujani Kritik Usai Pecat Mantan Menkes Dokter Terawan Secara Permanen

- Senin, 28 Maret 2022 | 13:23 WIB
dr. Terawan/ foto: kemenkes
dr. Terawan/ foto: kemenkes

HARIAN HALUAN - Pemecatan dokter Terawan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menimbulkan reaksi dari berbagai politisi yang pasang badan untuk membela dokrter Terawan.

Salah satunya berasal dari Anggota Komisi IX DPR Partai Demokrat, Lucy Kurniasari yang menyayangkan keputusan yang diambil oleh IDI, dari pandangannya pemecatan yang dilakukan oleh IDI ini berlebihan dan tidak profesional.

"Pemecatan Terawan Agus Putranto oleh IDI tampaknya berlebihan dan tidak proporsional. IDI tak seharusnya memecat Terawan hanya karena dinilai melanggar etik profesi. Terawan seharusnya cukup diberi peringatan dan pembinaan agar dapat memperbaiki kesalahan etik," kata Lucy.

Lucy menambahkan keputusan yang dilakukan oleh IDI ini akan menimbulkan akan menimbulkan rasa takut dari dokter di di tanah air, rasa takut itu akan membunuh Kreativitas dalam memodifikasi menjadi penemuan yang baru dalam dunia kedokteran.

"Para dokter dikhawatirkan akan takut melakukan inovasi di bidang kesehatan yang tidak sesuai dengan pakem yang lazim di dunia kedokteran," ujarnya.

"Padahal inovasi kerap kali muncul dari temuan di luar pakem yang ditetapkan suatu profesi. Kreativitas dalam memodifikasi metode riset kerap dapat mendorong temuan di luar yang diperkirakan sebelumnya," lanjutnya.

Sebelumnya pemecatan permanen terhadap dokter Terawan Agus Suswanto mendapat perhatian publik, dokter yang terkenal dengan kontroversinya ini dipecat oleh IDI berdasarkan surat resmi Majelis Kehormatan Etika Kedokteran (MKEK) Pusat, tertanggal 8 Februari 2022 lalu.

Dari surat tersebut terdapat tiga alasan pemecatan dr. Terawan, di antaranya melakukan pelanggaran etik berat (serious ethical musconduct) dan tidak ada itikad baik.

Setali tiga uang dengan Lucy, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago juga menyayangkan pemecatan terhadap dokter Terawan. Dia pun dengan tegas mengusulkan untuk memanggil IDI untuk dimintai pertangggungjawaban.

Halaman:

Editor: Muhammad Irfan

Tags

Terkini

Akademisi Puji Politik Kerja Andre Rosiade

Senin, 4 Juli 2022 | 17:54 WIB

Bank Nagari Jalin Kerja Sama dengan BKMT Sumbar

Senin, 4 Juli 2022 | 17:13 WIB

Pemerintah Indonesia Raih Blue Park Awards

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:37 WIB
X