PPN Naik Jadi 11 Persen, Menkeu: Masyarakat Tidak Bayar Pajak Dapat Bantuan

- Kamis, 31 Maret 2022 | 17:05 WIB
Menteri Keuangan Sri Muyani
Menteri Keuangan Sri Muyani

HARIAN HALUAN - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) jadi 11 persen mulai 1 April 2022. Kenaikan ini merupakan salah satu langkah yang ditempuh pemerintah untuk mengoptimalkan pendapatan negara akibat merosotnya pajak.

Kebijakan diambil untuk menyehatkan kembali APBN yang telah bekerja keras selama pandemi Covid-19. Hal ini tersebut tertuang dalam Undang-Undang (UU) Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Meski begitu, Sri Mulyani memastikan kenaikan tarif PPN menjadi 11 persen nantinya akan tetap dikembalikan kepada rakyat. Dikatakannya, masyarakat dari kelompok ekonomi bawah akan memperoleh subsidi, insentif, hingga bantuan sosial.

Baca juga: PPN Naik 11 Persen Jelang Ramadhan, Rocky Gerung: Warga Desa Kehilangan Harapan

"Masyarakat tidak bayar pajak malah mendapatkan bantuan dari pemerintah, bantalan sosialnya ditebalkan," kata Sri Mulyani seperti dikutip Haluan Harian di Pikiran-Rakyat.com, Kamis (31/3/2022).

Menurut Sri Mulyani kenaikan tarif PPN merupakan langkah untuk menyehatkan kembali ekonomi dengan cara gotong royong.

"Masyarakat yang mampu yang urunan. Ini gotong royong dari sisi ekonomi Indonesia," tambahnya.

Baca juga: Mulai 1 April 2022 Telkomsel dan XL Menaikkan PPN Jadi 11 Persen

Di sisi lain, Menurut mantan Direktur Bank Dunia itu menjelaskan bahwa kenaikan tarif PPN di Indonesia tergolong lebih rendah ketimbang negara-negara lain.

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Indonesia Raih Blue Park Awards

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:37 WIB
X