Inflasi Dirasakan Masyarakat, Jokowi: Nggak Mungkin Kita Tidak Naikkan Harga BBM

- Rabu, 6 April 2022 | 13:14 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

HARIAN HALUAN - Beberapa pekan terkahir ini, masyarakat mendapatkan ujian dengan naiknya harga BBM Pertamax. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan situasi moneter Indonesia saat ini sangat dipengaruhi ekonomi global dan kenaikan inflasi hampir terjadi di seluruh negara.

Jokowi melihat, dampak inflasi begitu dirasakan oleh masyarakat dengan naiknya harga-harga, dari minyak goreng hingga BBM. Kepala Negara mengambil contoh Amerika Serikat, angka inflasi sudah di angka 7,9 persen, yang biasanya di bawah 1 persen.

"Di Uni Eropa juga sudah masuk di angka 7,5 persen yang biasanya kira-kira hanya angka 1 persen. Turki sudah di angka 54," kata Jokowi seperti dikutip Harian Haluan dari Pikiran-Rakyat, Rabu (6/4/2022).

Baca Juga: Polisi Pantau 24 Jam Distribusi BBM di Seluruh Provinsi, Demi Menghindari Pengoplosan dan Penimbunan

Praktis, angka-angka inflasi tersebut begitu berdampak, sehingga tidak memungkinkan jika tidak menaikkan harga BBM.

"Saya kira situasinya memang tidak memungkinkan. Nggak mungkin kita tidak menaikkan yang namanya BBM. Oleh sebab itu, naik Pertamax," kata Jokowi.

Jokowi menambahkan, kewaspadaan tinggi harus dihitung mulai dari harga gas, energi dan harga pangan. Karena itu, selalu dikonsolidasikan agar tidak keliru dalam mengambil keputusan.

Jokowi melihat masyarakat Indonesia sudah merasakan dampak inflasi, energi dan naiknya harga-harga pangan.

Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Nilai Deklarasi Jokowi 3 Periode oleh Apdesi Tak Langgar UU

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bharada E Resmi Dapat Perlindungan dari LPSK

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:41 WIB
X