Menteri ESDM Beri Sinyal Naikkan Harga Pertalite dan Solar

- Rabu, 13 April 2022 | 18:59 WIB
Krisis BBM, Tentara di Inggris Jadi Sopir (Foto: Shutterstock)
Krisis BBM, Tentara di Inggris Jadi Sopir (Foto: Shutterstock)

HARIAN HALUAN - Usai Pertamax naik, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif beri sinyal akan menaikan dua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) lainnya.

Ia mengatakan harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar akan dinaikan sebagai langkah strategis pemerintah dalam menghadapi dampak kenaikan harga minyak mentah dunia.

"Dalam (strategi) jangka menengah dan panjang, penyesuaian harga Pertalite, minyak Solar, dan mempercepat bahan bakar pengganti (kendaraan listrik, bahan bakar gas, bioetanol, maupun BioCNG)," kata Arifin Tasrif, seperti dikutip Harian Haluan dari Pikiran Rakyat, Rabu (13/4/2022).

Baca Juga: Terkuak! Ini yang Jadi Penyebab Harga Pertamax Naik di Indonesia

Arifin Tasrif menjelaskan bahwa ketegangan geopolitik global yang terjadi saat ini telah menyebabkan harga minyak mentah dunia melambung tinggi. Hal itu pun menyebabkan rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada Maret 2022 mencapai 98,4 dolar AS (Rp1,4 juta) per barel.

Menurutnya, angka ICP ini jauh di atas asumsi APBN yang hanya mengasumsikan sebesar 63 dolar AS (Rp904 ribu) per barel.

"Adapun rata-rata crude price Aramco untuk elpiji telah mencapai 839,6 dolar AS per metrik ton di mana asumsi awal kami di tahun 2022 hanya sebesar 569 dolar AS per metrik ton," tuturnya.

Selain menyesuaikan harga Pertalite dan Solar, pemerintah juga telah menyiapkan strategi jangka pendek untuk menambah kuota dua jenis BBM bersubsidi tersebut. Strategi jangka pendek itu dilakukan agar Pemerintah bisa memenuhi kebutuhan BBM masyarakat.

Pemerintah berencana menambah kuota Pertalite sebanyak 5,45 juta kiloliter menjadi 28,50 juta kiloliter karena kelebihan kuota realisasi penyaluran sebesar 14 persen pada periode Januari sampai Maret 2022.

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Tags

Terkini

Pelaku Pembunuhan Guru TK Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:34 WIB
X