Ternyata Ini Biang Kerok Mahalnya Harga Minyak Goreng Curah

- Jumat, 15 April 2022 | 14:15 WIB
Minyak Goreng curah di salah satu kios pedagang di Pasar Raya, Kota Padang pada Sabtu, 19 Maret 2022 (Viola Rahma Hafifah)
Minyak Goreng curah di salah satu kios pedagang di Pasar Raya, Kota Padang pada Sabtu, 19 Maret 2022 (Viola Rahma Hafifah)

HARIAN HALUAN - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian atau Kemenperin mengungkap biang kerok harga minyak goreng curah mahal di pasaran. Sebelumnya pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 14.000/liter. Namun fakta di laapangan, pedagang pasar belum mendapat harga sesuai HET.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif menjelaskan bahwa telah terjadi penyelewengan oleh distributor (D1 dan D2). Maka dari itu, HET yang seharusnya diterima masyarakat serta pelaku usaha mikro dan kecil sebesar Rp14.000/liter atau Rp15.500/kilogram tidak tercapai.

"Pertama, pelanggaran repacking. Satgas Pangan Polri tadi menyebut, Distributor D1 melakukan repacking minyak goreng curah bersubsidi menggunakan jeriken lima liter dan dijual dengan harga Rp85.000/jeriken atau Rp17.000/liter, artinya di atas HET. Selain itu, tidak ada bukti penjualan minyak goreng dalam jeriken," ujar Febri di Jakarta, Kamis (14/4/2022).

Baca Juga: Praktik Mafia Minyak Goreng Sudah Diserahkan ke Polisi, Kata Mendag

Penyebab selanjutnya, lanjut Febri ditemukan adanya indikasi monopoli distribusi. Menurutnya Distributor baik D1, D2 serta pengecer dimiliki oleh orang yang sama. Dengan berbagai metode, salah satunya repacking, bisa membentuk harga di atas HET.

"Berdasarkan SIMIRAH, dalam rantai distribusi ini sudah ada sekitar 400 ton minyak goreng curah bersubsidi sejak Maret dan hanya sebagian kecil yang dijual ke masyarakat," katanya.

Melihat adanya penyelewengan, Kemenperin meminta kepada kepolisian untuk mendalami aliran distribusi minyak goreng curah bersubsidi itu. Febri juga menegaskan terhadap pelaku pelanggaran bahwa akan ada sanksi yang akan diterapkan sesuai dengan Permenperin Nomor 8 Tahun 2022, serta aturan hukum lain, termasuk yang terkait dengan perdagangan.

Baca Juga: Rentan Dikorupsi, Pemberian BLT Minyak Goreng Dinilai Kurang Tepat Sasaran

Demi kebaikan bersama, Kemenperin mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemantauan distribusi Minyak Goreng Curah Bersubsidi ini. Caranya, melalui https://siinas.kemenperin.go.id/pengaduan/mgsc/.

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berprestasi, Wako Hendri Septa Umrahkan 44 ASN Padang

Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:15 WIB

Pemkab Pessel Terima CSR Bank Nagari untuk Pendidikan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:01 WIB
X