Ombudsman Acungi Jempol Produksi Beras Surplus dan Tak Ada Impor

- Sabtu, 16 April 2022 | 21:33 WIB
Dirjen Tanaman Pangan, Suwandi, Kepala Bulog Surakarta
Dirjen Tanaman Pangan, Suwandi, Kepala Bulog Surakarta

HARIAN HALUAN - Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika memberikan acungan jempol terhadap keberhasilan pemerintah dalam upaya meningkatkan beras">produksi beras, terutama di masa sulit yakni pandemi covid-19 dan perubahan iklim ekstrim. Ia menilai beras">produksi beras surplus sehingga tidak ada impor beras umum dalam 3 tahun terakhir.

"Kita seiya sekata, beras">produksi beras surplus, tidak ada impor dan masuk akal, riil di lapangan," demikian dikatakan Yeka dalam kegiatan monitoring yang didampingi Dirjen Tanaman Pangan, Suwandi, Kepala Bulog Surakarta, Kepala Dinas Pertanian Jawa Tengah di Kabupaten Sragen, Sabtu (16/4/2022).

Yeka menilai dari keberhasilan menunjukkan Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki peran yang sangat strategis, terutama memberikan pelayanan publik kepada petani. Walaupun masih ada pekerjaan rumah, dimana pelayanan kepada petani masih ada yang belum, tapi kemajuan sejauh ini sudah sangat baik.

Baca Juga: Kementan: Ketersediaan 12 Bahan Pangan Pokok di NTT Terpantau Aman

"Laporan pelayanan publik Kementerian Pertanian tahun lalu rapornya hijau. Ini harus dipertahankan dan kegiatan pelayanan kepada petani harus semakin lebih baik," tegasnya.

Selain itu, Yeka pun memberikan apresiasi terhadap bantuan penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) yang digelontorkan Kementan. Dimana, 4 tahun terakhir ini bantuandan sekaligus pembinaanya sangat bagus dan memberikan hasil yang jelas.

"Penggilingan padi bantuan Kementan luar biasa, yakni ada perubahan signifikan empat tahun terakhir ini. Kalau dulu bantuan itu besi tua. Pengadaan barang dan jasa sudah sangat baik, kualitas RMU dan pengering bagus. Termasuk juga pemilihan lokasi dan penerima bantuan sekaligus ada perbaikan dalam proses pembinaannya," ungkapnya.

Baca Juga: Komisi IV Dorong Penambahan Anggaran di Kementan

"Saya sangat senang melihat RMU dan pengering bantuan di Sragen ini, mudah-mudahan di daerah lain juga seperti ini. Dengan adanya bantuan RMU, petani bisa menjalankan bisnis penyediaan beras dalam jumlah besar, yang awalnya dirasa kapasitas RMU bantuan besar, tapi sekarang malah maunya ditingkatkan," imbuh Yeka.

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Main di Sungai, 2 Anak di Cirebon Tenggelam

Selasa, 5 Juli 2022 | 20:46 WIB

Akademisi Puji Politik Kerja Andre Rosiade

Senin, 4 Juli 2022 | 17:54 WIB
X