Apresiasi Kongres XVI KNPI di Jakarta, Nanda Satria: KNPI Sekarang Hanya Satu

- Senin, 18 April 2022 | 16:42 WIB
Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Barat, Nanda Satria bersama Ketum DPP terpilih Muhammad Ryano Satrya Panjaitan. (ist)
Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Barat, Nanda Satria bersama Ketum DPP terpilih Muhammad Ryano Satrya Panjaitan. (ist)

Dalam rangkaian proses tersebut terdapat empat bakal calon ketua umum yang mengambil formulir pendaftaran kepada panitia Pokja pencalonan. Keempat bakal calon ketua umum adalah Muhammad Ryano Satrya Panjaitan, Lisman Hasibuan, Devanda Aditya Putra, dan Aliah Sayuti Assyathri. Namun, dari keempat kandidat bakal calon ternyata yang mengembalikan formulir dan mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum hanyalah dua orang yaitu, Muhammad Ryano Satrya Panjaitan dan Devanda Aditya Putra.

Kemudian setelah dilakukan verifikasi bakal calon ketua umum oleh SC dan tim Pokja pendaftaran calon, hanya ada satu orang yang memenuhi syarat pencalonan. Calon tunggal tersebut kemudian disepakati oleh peserta kongres yakni Muhammad Ryano Satrya Panjaitan.

Dengan demikian, pada forum Kongres Penyatuan Pemuda terpilihlah secara aklamasi Muhammad Ryano Satrya Panjaitan sebagai formatur/Ketum Umum DPP KNPI periode 2022-2025. Kemudian setelah itu dipilih tim formatur sebanyak 11 orang untuk membantu ketua umum terpilih dalam menyusun kepengurusan DPP KNPI periode 2022-2025.

Dengan telah selesainya Kongres Penyatuan Pemuda, maka diharapkan tidak ada lagi pihak-pihak lain yang mengatasnamakan DPP KNPI yang berpotensi memecah belah pemuda Indonesia.

Karena DPP KNPI merupakan wadah berhimpun OKP secara nasional, dan faktanya dalam forum Kongres XVI Pemuda sebanyak 213 OKP nasional dan 34 pimpinan DPD KNPI tingkat 1 pemilik suara sudah satu suara bersepakat bahwa hanya ada satu DPP KNPI yaitu DPP KNPI yang melaksanakan Kongres Penyatuan Pemuda atau Kongres ke XVI Pemuda/KNPI tanggal 08-10 April tahun 2022 di Hotel Sultan Jakarta.

Apalagi para pimpinan OKP nasional juga menandatangani surat yang isinya mengakui Kongres XVI di Hotel Sultan 8-10 April 2022 dan tidak akan mengikuti maupun mengakui Kongres KNPI yang dilaksanakan pihak lain

Menurut Nanda, KNPI adalah wadah berhimpun kepemudaan sehingga tidak boleh seseorang atau siapapun mengatasnamakan secara pribadi.

"Intinya tolak ukurnya dihadiri 213 OKP tingkat nasional dan 34 DPD KNPI, sehingga tidak ada lagi yang mampu menyatakan atau mengklaim di luar sana yang mengaku KNPI. Yang mengaku KNPI di sana itu tidak lagi didukung mayoritas OKP," tegasnya.

Gagasan untuk mendorong pemuda mempunyai kemandirian ekonomi dan tidak semata mengejar politik kekuasaan atau jabatan. “Visinya mendorong kemandirian pemuda. Bagaimana pun pemuda harus berdaya, mengembangkan diri di dunia usaha sehingga mempunyai pijakan ketika berhasrat memasuk dunia politik, jadi modal dasar,” tuturnya.

Dengan berakhirnya kongres tersebut, Nanda berharap pihak-pihak yang mengklaim sebagai KNPI berbagai versi tak muncul lagi, termasuk di Sumbar.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Tags

Terkini

KKP Akan Gelar Semarak HUT RI ke-77 di Sumbar

Selasa, 16 Agustus 2022 | 08:08 WIB
X