Berikut Potensi Ancaman Teror dari NII Sumbar, Ingin Lengserkan Jokowi dan Ganti Ideologi Negara

- Selasa, 19 April 2022 | 13:51 WIB
Ilustrasi Terorisme/foto: ANTARA FOTO
Ilustrasi Terorisme/foto: ANTARA FOTO

HARIAN HALUAN- Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri membeberkan beberapa potensi ancaman teror dari jaringan Negara Islam Indonesia (NII) Sumbar.

"Secara garis besar potensi ancaman teror dari jaringan NII Sumatra Barat adalah sebagai berikut: Memiliki keinginan untuk mengubah ideologi Pancasila dengan ideologi Syariat Islam secara kaffah, memiliki niat untuk menggulingkan pemerintahan yang sah apabila NKRI sedang dalam keadaan kacau," kata Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Pol Aswin Siregar yang dikutip dari Liputan6.com, Senin (18/4/2022).

Baca Juga: 25 Jenis-Jenis Kain Bahan Pakaian

Lanjutnya, adapun visi misi jaringan NII di Sumatra Barat ditemukan dalam bentuk dokumen tertulis. Selain itu, visi misi tersebut serupa dengan NII Kartosuwiryo.

"NII di Sumbar ini akan menggantikan ideologi Pancasila dan sistem pemerintahan Indonesia dengan syariat Islam, sistem khalifah, dan hukum Islam," jelas Aswin.

"(Mereka) berupaya melengserkan pemerintah yang berdaulat sebelum tahun pemilu 2024," lanjutnya lagi.

Baca Juga: Begini Cara NII Sumbar Rekrutmen Anggotanya, Terdiri Beberapa Tahap dan Rekrut Anak di Bawah Umur

Berikut beberapa potensi ancaman teror dari jaringan NII Sumatra Barat:
1. Ingin mengubah ideologi Pancasila dengan ideologi Syariat Islam

2. Akan menggulingkan pemerintahan yang sah apabila NKRI dalam keadaan kacau

3. Melakukan berbagai kegiatan i’dad (persiapan serangan teror) secara rutin.

Baca Juga: NII Sumbar Ingin Gulingkan Presiden Jokowi hingga Ubah Ideologi Negara Indonesia

4. Merencanakan persiapan logistik serangan teror berupa senjata tajam (golok) serta produsen senjata tajam (pandai besi).

5. Melakukan perekrutan anggota secara masif di wilayah Sumatera Barat dengan melibatkan anak-anak di bawah umur.

6. Terafiliasi dengan kelompok teror di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.

Editor: Nuraini

Tags

Terkini

X