Sumber Devisa Rumput Laut, KKP Dorong Geliat Budidaya Gracilaria melalui Kampung Budidaya di Sidoarjo

- Sabtu, 23 April 2022 | 12:40 WIB
Model kampung budidaya rumput laut di Kabupaten Sidoarjo
Model kampung budidaya rumput laut di Kabupaten Sidoarjo

Untuk itu, menurut Tebe berbagai dukungan terus didorong untuk mempercepat pengembangannya di berbagai daerah. Melalui UPT Ditjen Perikanan Budidaya, salah satunya Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, telah lama berhasil melakukan perbaikan jenis melalui kultur jaringan khusus untuk Gracilaria. Dengan keberhasilan kultur jaringan Gracilaria ini, nanti akan ada perbaikan kualitas bibit yang lebih unggul dan adaptif. Dengan demikian tingkat produktivitasnya bisa lebih tinggi lagi.

“Mudah-mudahan apa yang kita canangkan kampung budidaya rumput laut dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat yang baik untuk peningkatan ekonomi daerah maupun nasional,” tegas Tebe.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan penuh dan pendampingan teknologi agar produk rumput laut yang ada menjadi terus berkualitas serta mempunyai nilai tambah dan bisa optimal ke depan sehingga bisa berkembang juga di desa-desa lainnya.

“Kecamatan Jabon sebagai desa sumber devisa rumput laut. Maka dari itu, kami mendukung seperti program permodalan, dan fasilitas pengeringan sehingga bisa di scale up ke desa-desa lainnya. Dan tentunya bukan hanya dalam bentuk raw material namun produk yang memiliki nilai tambah dan nilai di pasar ekspor. Sehingga rumput laut sebagai penyumbang perekonomian di Sidoarjo bisa terwujud,” katanya.

Pasalnya, putaran ekonomi dari rumput laut di Kecamatan Jabon ini luar biasa yakni sekitar Rp2-3 miliar serta dampak multiplier effect luar biasa, sehingga 'virus' baik ini harus bisa menular ke daerah lainnya. Dengan terus meningkatkan mutu, serta peningkatan raw material sehingga produk rumput laut Sidoarjo ke depan makin baik lagi.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Bapak Sakti Wahyu Trenggono, daerah kami telah disupport selama ini bahkan dicanangkan sebagai kampung budidaya rumput laut. Maka dari itu, kami pemerintah daerah dan masyarakat Sidoarjo optimis pengembangan kampung budidaya rumput laut di Sidoarjo akan berkembang dan kita semua akan terus berusaha dan tidak berhenti sampai di sini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP), Situbondo Boyun Handoyo, mengungkapkan, Sidoarjo merupakan salah satu kabupaten yang menjadi wilayah kerja BPBAP Situbondo memiliki potensi untuk budidaya air payau yang cukup tinggi dibandingkan dengan daerah lain, yakni sebagai penghasil bandeng di wilayah Jawa Timur. Dan sekarang ini masif dikembangkan budidaya polikultur rumput laut bersama ikan bandeng dan udang sistem tradisional dalam 1 tambak.

“Sidoarjo merupakan daerah yang sangat potensial baik untuk sektor perikanan budidaya air payau, salah satunya komoditas rumput laut sebagai komoditas yang berorientasi ekspor,” ungkapnya.

Dengan polikultur, tujuannya untuk menjaga keseimbangan lingkungan, mengurangi serangan munculnya penyakit, serta menambah pendapatan pembudidaya. Tentunya ini merupakan budidaya yang berkelanjutan sehingga pembudidaya nanti akan semakin meningkat perekonomiannya dari waktu ke waktu serta ramah lingkungan.

“Ini sangat menarik makanya ini bisa ditiru di daerah lain karena memberikan nilai tambah yakni bisa panen rumput laut ditambah panen ikan bandeng dan udang,” ungkapnya lagi.

Untuk itu, ke depan BPBAP Situbondo akan mengembangkan bibit rumput laut untuk bisa melakukan recovery kualitas bibitnya dengan mengembangkan beberapa varietas rumput laut yang potensial dari beberapa daerah di Indonesia. Selain benih ikan dan udang untuk polikultur, diberikan juga bantuan pendampingan teknologi untuk peningkatan produktivitas ke depannya. Mengenai bantuan, pada tahun 2022 ini sudah disalurkan berupa bantuan benur 3,5 juta kepada 3 Pokdakan di Kecamatan Jabon.

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X