Hidangan Halalbihalal Harus Dalam Kemasan yang Bisa Dibawa Pulang, Berikut Aturan Lengkapnya!

- Minggu, 24 April 2022 | 09:10 WIB
ilustrasi
ilustrasi

HARIAN HALUAN - Demi meminimalisir potensi penularan virus Covid-19 saat libur Lebaran. Pemerintah menerbitkan Surat Edaran tentang pelaksaan Halal bihalal pada perayaan Idul Fitri 1443 H

Surat Edaran tersebut diterbitkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bernomor 003/2219/SJ ini telah ditandatangani pada Jumat, 22 April 2022.

Dalam surat edaran tersebut berbagai hal terlah diatur oleh pemerintah untuk dipatuhi dan tak hanya mengatur terkait kapasitas tempat halal bihalal yang harus disesuaikan dengan level PPKM di masing-masing daerah.

Surat edaran ini juga mengatur batas maksimal jumlah tamu yang diperbolehkan menikmati hidangan makanan atau minuman di tempat.

"Untuk kegiatan halalbihalal dengan jumlah di atas 100 orang, makanan/minuman disediakan dalam kemasan yang bisa dibawa pulang dan tidak diperbolehkan ada makanan/minuman yang disajikan di tempat (prasmanan)," bunyi dalam surat edaran tersebut.

Pada kesempatan tersebut Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA menjelaskan aturan-aturan yang berlaku dalam surat edaran tersebut.

Pertama, Gubernur dan Bupati/Walikota memberikan atensi pelaksanaan Halalbihalal di daerahnya masing-masing yang disesuaikan dengan level daerah kabupaten/kota.

Hal itu sebagaimana ditetapkan dalam Inmendagri PPKM Level 3, 2 dan 1 untuk wilayah Jawa-Bali maupun Inmendagri PPKM Level 3, 2, dan 1 untuk wilayah luar Jawa-Bali.

Kedua, maksimal jumlah tamu yang dapat hadir pada acara Halalbihalal adalah 50% dari kapasitas tempat untuk daerah yang masuk kategori Level 3, 75% untuk daerah yang masuk kategori Level 2, dan 100 % untuk daerah yang masuk kategori level 1.

Halaman:

Editor: Muhammad Irfan

Tags

Terkini

Pemerintah Indonesia Raih Blue Park Awards

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:37 WIB
X