BRIN: Hari Raya Idulfitri 1443 H Kemungkinan akan Seragam

- Minggu, 24 April 2022 | 12:16 WIB
ilustrasi Hari Raya Idulfitri
ilustrasi Hari Raya Idulfitri

HARIAN HALUAN- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi, 1 Syawal 1443 Hijriyah atau Idulfitri 1443H/2022 M akan jatuh pada Senin 2 Mei 2022.

BRIN menyebutkan, lebaran akan seragam karena sebelumnya, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1443 juga pada 2 Mei 2022.

“Dari berbagai pendapat pakar hisab rukyat, kemungkinan besar Idul Fitri akan seragam 2 Mei, tetapi masih ada potensi perbedaan Idul Fitri 3 Mei 2022,” tulis Profesor Riset Astronomi-Astrofisika, Pusat Riset Antariksa, Thomas Djamaluddin yang dikutip dari Sindonews.com, Minggu (24/4/2022).

Baca Juga: Ketua DPD RI Minta Pemerintah Patuhi Putusan MA Soal Vaksin Halal
Ia mengatakan, posisi bulan pada 29 Ramadhan 1443 di wilayah Indonesia berada pada batas kriteria baru MABIMS. Tingginya sudah di atas 3 derajat tetapi, elongasinya sekitar 6,4 derajat.

Thomas juga menerangkan, alasan yang mendukung kemungkinan besar Idul Fitri 1443 pada 2 Mei 2022 di mana secara hisab, posisi bulan pada saat maghrib 1 Mei 2022 di wilayah Sumatera bagian utara dekat dengan batas kriteria elongasi 6,4 derajat.

"Bahkan beberapa hisab kontemporer dari beberapa kitab menunjukkan beberapa wilayah di Sumatera sudah memenuhi kriteria elongasi 6,4 derajat, seperti hisab yang dilakukan Ibnu Zaid Abdo el-Moeid," katanya.

Baca Juga: Jokowi Larang Ekspor CPO, LaNyalla Dukung Sebagai Terapi Kejut: Tetapi Bukan Itu Jurusnya

Sementara itu, kata Thoomas, juga ada dukungan kriteria imkan rukyat (visibilitas hilal) Odeh bahwa pada saat maghrib 1 Mei 2022 di sebagian wilayah Indonesia hilal mungkin bisa dirukyat dengan menggunakan alat optik (binokuler atau teleskop).

Namun, Thomas juga mengungkapkan ada potensi perbedaan 1 Syawal 1443 H. Dia mengatakan bahwa Indonesia berada pada batas kriteria imkan rukyat, secara astronomi diprakirakan hilal sangat sulit dirukyat.

Apalagi pada masa pancaroba saat ini, potensi mendung dan hujan mungkin terjadi di lokasi rukyat.

Baca Juga: Sempat Parodikan Andika Kangen Band, Tri Suaka dan Zinidin Zidan Dapat Somasi dari Babang Tamvan

"Jadi ada potensi laporan rukyat menyatakan hilal tidak terlihat," katanya.

Bila itu terjadi, kata Thomas, pengamal rukyat mungkin akan mengusulkan di sidang isbat untuk melakukan istikmal, yaitu menggenapkan Ramadhan menjadi 30 hari.

"Bila sidang itsbat menerimanya, maka Idul Fitri mungkin juga 3 Mei 2022. Kemungkinan lainnya, bila tetap berpegang pada istikmal, mungkin juga ada ikhbar (pengumuman) terpisah oleh ormas tertentu yang menetapkan Idul Fitri 3 Mei 2022," jelasnya.

Baca Juga: Sempat Parodikan Andika Kangen Band, Tri Suaka dan Zinidin Zidan Dapat Somasi dari Babang Tamvan

"Dengan mempertimbangkan kemaslahatan ummat, kita berharap Idul Fitri 1443 ditetapkan seragam pada pada 2 Mei 2022. Sebelumnya Muhammadiyah sudah membuat maklumat bahwa berdasarkan hisab dengan kriteria Wujudul Hilal, Idul fitri pada 2 Mei 2022. Persis (Persatuan Islam) juga berdasarkan hisab, pada Surat Edarannya mengumumkan Idul Fitri 2 Mei 2022. Kita berharap sidang isbat dan Ikhbar PBNU juga akan menetapkan Idul Fitri pada 2 Mei 2022," papar Thomas.

Editor: Nuraini

Sumber: sindonews.com

Tags

Terkini

Piala Dunia 2022, Messi Rupanya Tak Punya Teman Sekamar

Minggu, 27 November 2022 | 23:00 WIB
X