Menteri BUMN Erick Thohir Tegas akan Pecat Direksi BUMN yang Doyan Impor

- Senin, 25 April 2022 | 12:48 WIB
Mencuat!! Erick Thohir Ditaksir Sebagai Penentu Kemenangan Pilpres 2024
Mencuat!! Erick Thohir Ditaksir Sebagai Penentu Kemenangan Pilpres 2024

HARIAN HALUAN- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan akan memecat direksi perusahaan pelat merah yang doya impor.

Hal ini berdasarkan nstruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 2022, yang secara khusus mengatur soal percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan Produk Mikro, Usaha Kecil (UMKM).

Proses percepatan ini dilakukan dengan mengutamakan penyerapan produk dalam negeri atas setiap program dari kementerian dan lembaga (K/L), Polri, TNI, termasuk pemerintah daerah (Pemda), dan BUMN.

Baca Juga: BSI Bawa Puluhan Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Matahari Basko Mall

Beleid ini mencatat, dalam merencanakan, mengalokasikan, dan merealisasikan paling sedikit 40 persen nilai anggaran belanja barang dan jasa untuk menggunakan produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dari hasil produksi dalam negeri.

Oleh karena itu, Erick menegaskan agar aturan tersebut dilaksanakan.

"Saya meminta sesuai instruksi Presidena direksi BUMN harus menjalankan ini dengan sebaiknya. Mohon maaf tidak maksud apa-apa perintahnya jelas, yang tidak komitmen boleh dicopot," ujar Erick yang dikutip dari iNews.com, Senin (25/4/2022).

Baca Juga: Pep Guardiola Minta Dukungan Penuh dari Penggemar Man City pada Laga Kontra Real Madrid

Ia menyampaikan bahwa telah memberikan tugas kepada seluruh direksi perseroan negara agar mengutamakan penyerapan produk-produk dalam negeri, khusunya produk UMKM.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan program transgormasi Kementerian BUMN.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan para manajemen BUMN untuk tidak ikut tender proyek dengan nilai investasi Rp250 juta hingga Rp14 miliar, hal ini sekaligus untuk mendorong eksosistem bisnis UMKM.

Baca Juga: NasDem Minta Mentan Syahrul Mundur jika Tuduhan Erick Thohir soal Mafia Bibit Terbukti

"Saya minta dengan hormat seluruh direksi BUMN yang memang sudah ditugaskan langsung, apalagi kita sudah punya transformasi tanggal 17 Agustus 2020 kita luncurkan PaDI UMKM, ditindaklanjuti putusan Menteri bahwa tender di bawah 400 juta harus UMKM," tuturnya.

Mengenai Pasar Digital PaDi UMKM, Erick mengungkapkan, ada 15.000 pelaku mikro yang telah menjadi mitra BUMN. Adapun total nilai transaksi mencapai Rp20 triliun.

Editor: Nuraini

Tags

Terkini

Pemerintah Indonesia Raih Blue Park Awards

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:37 WIB
X