PeduliLindungi Dituding Langgar HAM, Satgas Covid-19 Jamin Data Pribadi Masyarakat Aman

- Rabu, 27 April 2022 | 20:28 WIB
ilustrasi Aplikasi PeduliLindungi
ilustrasi Aplikasi PeduliLindungi

HARIAN HALUAN - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menuding aplikasi PeduliLindungi melanggar HAM dengan menyalahgunakan data pribadi. Mendangar hal ini, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 buka suara terkait dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Juru Bicara Satgas Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito menegaskan bahwa tuduhan yang dilayangkan terhadap aplikasi PeduliLindungi tidak benar.

"Tidak benar aplikasi PeduliLindungi melanggar HAM terkait penyalahgunaan data pribadi," katanya dikutip Harian Haluan dari Pikiran-Rakyat.com dari konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu, 27 April 2022.

Baca Juga: AS Sebut Aplikasi PeduliLindungi Melanggar HAM, Wakil DPD Sultan Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Dia menjelaskan, data pribadi dalam aplikasi PeduliLindungi telah memperoleh persetujuan.

"Hal ini mengingat input data pribadi dilakukan dengan persetujuan pemilik data pribadi terlebih dahulu," tutur dia.

Data tersebut digunakan untuk membantu tracing perjalanan, status kesehatan, dan digitalisasi sertifikat vaksin Covid-19. karena itu, Wiku memastikan data pribadi masyarakat dalam aplikasi PeduliLindungi terjaga keamanannya.

Sebab, data-data tersebut disimpan secara terekripsi di server pusat data nasional di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang diawasi BSSN.

"Data ini telah disimpan dan terjaga dengan baik di pusat data Kominfo dan diawasi BSSN," sambungnya lagi.

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akademisi Puji Politik Kerja Andre Rosiade

Senin, 4 Juli 2022 | 17:54 WIB

Bank Nagari Jalin Kerja Sama dengan BKMT Sumbar

Senin, 4 Juli 2022 | 17:13 WIB

Pemerintah Indonesia Raih Blue Park Awards

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:37 WIB
X