Gaungkan Makan Ikan Demi Masa Depan, KKP Safari ke 12 Provinsi Selama Ramadhan

- Kamis, 28 April 2022 | 10:53 WIB
KKP terus memopulerkan ikan sebagai pangan utama keluarga.
KKP terus memopulerkan ikan sebagai pangan utama keluarga.

HARIAN HALUAN - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus tancap gas memopulerkan ikan sebagai pangan utama keluarga. Tercatat sejak awal Ramadhan hingga jelang lebaran, Safari Perluasan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), telah menjangkau 24 titik Kabupaten/Kota di 12 Provinsi di seluruh Indonesia.

Bersama Komisi IV DPR, secara total, KKP sudah membagikan 12.000 paket ikan dan/atau olahan ikan dari berbagai UMKM sekaligus mengedukasi para perempuan hamil dan anak-anak di tempat-tempat yang disinggahi.

"Kita komitmen untuk terus mengampanyekan makan ikan karena sangat baik bagi masa depan anak-anak kita, masa depan Indonesia," kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti di Jakarta, Rabu (27/4/2022).

Baca Juga: KKP Musnahkan 20 Kg Bakso Ikan Tidak Memenuhi Persyaratan di Ternate

Sebagai pangan yang kaya dengan kandungan Omega 3, Artati menyebut ikan sangat berperan bagi perkembangan otak bayi atau anak-anak dalam masa pertumbuhan. Karenanya, Safari Gemarikan yang berlangsung selama Ramadhan, tim PDSPKP menyasar tempat-tempat yang memiliki prevalensi stunting yang tinggi.

Artati menambahkan, stunting atau gizi buruk tidak selalu dicirikan dengan tubuh yang kerdil, namun dampak buruk dari stunting yang paling berbahaya, ialah penurunan fungsi otak atau kecerdasan anak.

"Ini yang jadi concern kita, dan melalui safari ini, kita ingatkan bahwa ada pangan yang begitu dekat dengan kita yang mampu meningkatkan fungsi otak, yakni ikan," jelas Artati.

Senada Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP, Erwin Dwiyana menyebut Safari Gemarikan selama Ramadhan selain bertujuan untuk menunjukkan cara lain makan ikan kepada masyarakat, tetapi juga untuk mempromosikan produk UMKM perikanan setempat.

"Makan ikan bisa banyak cara, seperti dengan mengonsumsi produk UMKM yang sudah inovatif seperti cake ikan, eggroll ikan dan lain-lain. Jadi makan ikan tidak harus selalu tentang goreng, bakar atau rebus," terang Erwin.

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X