Skenario Terburuk Soal Akhir Pandemi Covid Menurut WHO

- Senin, 2 Mei 2022 | 12:25 WIB
WHO
WHO

 

HARIANHALUAN.COM - Pandemi Covid-19 masih menjadi salah satu penentu utama arah perekonomian dunia. Sebab, tak ada satupun orang di dunia yang mengetahui kapan virus corona tersebut hilang.

Apalagi, virus corona ini bermutasi yang bisa muncul dalam varian berbeda. Sehingga protokol kesehatan masih menjadi sangat penting meski kasus saat ini tengah melandai.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan ada tiga kemungkinan skenario mengenai bagaimana virus corona dapat berkembang pada tahun mendatang.

Melansir Reuters, tiga skenario tersebut termasuk dalam rilisan rencana terbaru untuk Covid-19. Di dalamnya, WHO menjabarkan strategi utama yang akan memungkinkan dunia untuk mengakhiri fase darurat pandemi jika diterapkan pada 2022.

Baca Juga: Jokowi Salat Idul Fitri di Gedung Agung Yogyakarta

Menurut WHO, dalam skenario terburuk, virus corona berubah menjadi ancaman baru yang sangat menular dan mematikan.

Dalam skenario ini, vaksin akan menjadi kurang efektif dan kekebalan terhadap gejala penyakit parah dan kematian akan berkurang dengan cepat. Jika ini terjadi, dunia membutuhkan perubahan signifikan pada vaksin saat ini, dan perlu kampanye luas suntikan booster untuk kelompok rentan.

"Dalam skenario terburuk, varian yang lebih ganas dan sangat mudah menular muncul. Terhadap ancaman baru ini, perlindungan orang terhadap penyakit parah dan kematian, baik dari vaksinasi atau infeksi sebelumnya, akan berkurang dengan cepat," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikutip Senin (2/5/2022).

Namun, dalam skenario kasus, virus corona nantinya tidak akan menyebabkan wabah yang terlalu parah dengan lonjakan penularan berkala saat kekebalan berkurang. Namun, vaksin booster mungkin diperlukan bagi mereka yang paling berisiko.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Pemerintah Indonesia Raih Blue Park Awards

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:37 WIB
X