Akibat Curah Hujan Tinggi, Tebing 20 Meter Longsor, Balita Tewas Tertimbun

- Selasa, 3 Mei 2022 | 20:41 WIB
ilustrasi
ilustrasi

HARIAN HALUAN- Seorang balita Muhammad Faisal (4,5) warga Kampung Puncaksirna, Desa Cisaranten, Kecamaan Cikadu, Kabupaten Cianjur, tewas setelah tertimbun longsor tanah tebing setinggi 20 meter.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Walagar Desa Wanasari, Kecamatan Naringgul.

Menurut kronologinya, akibat guyuran hujan melanda wilayah Tebing Walagar, Senin 2 Mei 2022. Nahas, saat kejadian korban bersama kakaknya melintas dalam iring-iringan rombongan pengguna jalan.

Baca Juga: Perdana Lebaran 2022 di Penjara, Sahabat Ungkap Kondisi Terkini Putra Siregar

Kepala Desa Wanasari, Upid Saripudin menjelaskan, kejadian bermula ketika Rendi (35) bersama sang adik Muhammad Faisal (4,5) dan tiga kendaraan bermotor lainnya datang dari arah Desa Sukamulya hendak menuju ke Cikadu melawati Jalan Walagar.

Saat melintas di Jalan Walagar terjadi longsor. Sehingga satu kendaraan tertimbun material longsoran yang dikendarai oleh Rendi.

Baca Juga: Tumpah Ruah, Kebun Binatang Bukittinggi Diserbu Wisatawan di Hari Kedua Lebaran

"Akibat intensitas curah hujan tinggi dari pukul 13.00 WIB, tebing Walagar kurang lebih tingginya mencapai 20 meter ambruk dan menimpa penguna jalan. Dua orang tertimpa longsoran, satu di antaranya meninggal dunia di tempat," ujarnya yang dikutip dari Sindonews.com, Selasa (03/5/2022).

Sementara itu, Kapolsek Naringgul, AKP Badru Salam mengatakan, korban yang tertimbun material longsor saat ini telah berhasil dievakuasi petugas gabungan dan masyarakat.

"Korban meninggal dunia langsung diserahkan pada pihak keluarga dengan diantar petugas untuk segera dimakamkan. Sedangkan korban luka tengah menjalani perawatan di puskesmas," katanya.


Editor: Nuraini

Tags

Terkini

X