Kritik Larangan Ekspor CPO, Fadli Zon Sebut Sebagai Kebijakan yang Merugikan

- Sabtu, 7 Mei 2022 | 21:21 WIB
Fadli Zon/Instagram (KickAndy Show)
Fadli Zon/Instagram (KickAndy Show)

HARIAN HALUAN - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menyoroti langkah pemerintah melarang ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan minyak goreng ke luar negeri.

Pada laman twitter pribadinya Fadli Zon menegaskan, seharusnya setiap kebijakan yang diambil Pemerintah dipikirkan dari setiap aspeknya.

"Seharusnya setiap kebijakan dipikirkan matang-matang target dan dampaknya," tulisnya di akun Twitter pribadi @fadlizon pada Jumat, 6 Mei 2022.

Wakil Ketua DPR RI ini bahkan menilai kebijakan larangan ekspor CPO merupakan kebijakan populis. Dampaknya tidak hanya merugikan petani, tapi juga merugikan pengusaha dan negara.

"Petani rugi, pengusaha rugi, negara rugi," tandas mantan Wakil Ketua DPR ini.

Fadli pun meminta pemerintah segera membuka kembali keran ekspor CPO. Pasalnya, saat ini sudah ada kebijakan Domestic Market Obligation (DMO).

"Segera saja buka lagi keran ekspor. Kan sudah ada DMO," ucap Fadli.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Core Indonesia, Mohammad Faisal menilai kebijakan larangan ekspor bahan baku minyak goreng (migor) dan minyak goreng disebut plin-plan, lantaran terus berubah sejak pertama kali ditetapkan.

Belum genap sehari setelah pengumuman larangan ekspor bahan baku migor dan minyak goreng, kini pemerintah sudah meralatnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Irfan

Tags

Terkini

Akademisi Puji Politik Kerja Andre Rosiade

Senin, 4 Juli 2022 | 17:54 WIB

Bank Nagari Jalin Kerja Sama dengan BKMT Sumbar

Senin, 4 Juli 2022 | 17:13 WIB

Pemerintah Indonesia Raih Blue Park Awards

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:37 WIB
X