Terkait Pemilihan Penjabat Kepala Daerah, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah Untuk Transparan

- Rabu, 11 Mei 2022 | 18:36 WIB
Puan Maharani minta Pendidikan Agama Islam dihapus apabila negara ingin maju dan berkembang? Begini faktanya, Pikiran Rakyat foto Ketua DPR RI Puan Maharani di sebuah gereja
Puan Maharani minta Pendidikan Agama Islam dihapus apabila negara ingin maju dan berkembang? Begini faktanya, Pikiran Rakyat foto Ketua DPR RI Puan Maharani di sebuah gereja

HARIAN HALUAN - Ketua DPR RI Puan-Maharani">Puan Maharani ingatkan pemerintah agar pemilihan penjabat kepala daerah dilakukan secara transparan dan terbuka bagi partisipasi publik.

Sebab menurutnya partisipasi publik akan memperkuat legitimasi penjabat kepala daerah.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Armand Suparman yang menegaskan partisipasi publik tidak dimaksudkan sebagai pemilihan oleh publik, tetapi publik bisa memberikan penilaian dan masukan terkait calon penjabat.

Baca Juga: Meski Elektabilitas Masih Rendah, Pengamat Sebut Puan Maharani Punya Peluang Besar di Pilpres 2024

"Partisipasi dalam arti, publik tidak ikut memilih tetapi yang kita maksudkan adalah memberikan catatan, masukan atas bakal calon atau calon-calon yang disiapkan oleh Kemendagri untuk penjabat gubernur dan yang disiapkan gubernur untuk penjabat bupati atau wali kota," katanya, Rabu 11 Mei 2022.

Catatan dan masukan publik itu, dikatakannya diharapkan bisa membantu pemerintah dalam menentukan figur penjabat karena partisipasi publik juga akan memperkuat legitimasi terhadap para penjabat.

"Dengan catatan publik itu pemerintah juga bisa memberikan atensi terhadap catatan-catatan itu, sehingga yang kita harapkan sebenarnya ketika ada catatan terkait dengan legitimasi para penjabat ini oleh beberapa pihak/pakar, tentu dengan partisipasi itu kita bisa mengisi ruang kosong itu," ujarnya.

Baca Juga: Siti Zuhro Sebut Sebelum Didukung Partai Lain, Ganjar Harus Hadapi Puan Dulu

Ia juga menjelaskan bahwa pentingnya partisipasi publik dalam pemilihan penjabat kepala daerah sebab para penjabat itu akan menghadapi beberapa tantangan dalam melaksanakan tugasnya, mulai dari merespons kebijakan pemerintah pusat dan pemulihan usai pandemi.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

Pemerintah Indonesia Raih Blue Park Awards

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:37 WIB
X