Dukung Pemko Bukittinggi Tuntaskan Proyek Drainase Mangkrak, Masyarakat: Semoga Segera Diselesaikan

- Kamis, 12 Mei 2022 | 17:30 WIB
Proyek drainase mangrak di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Bukittinggi yang akan dilanjutkan dalam beberapa hari kedepan.
Proyek drainase mangrak di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Bukittinggi yang akan dilanjutkan dalam beberapa hari kedepan.

HARIANHALUAN - Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi menyelesaikan proyek mangkrak galian drainase 1.080 meter di pusat Kota Bukittinggi mendapat respon baik dari masyarakat.

Pasalnya, proyek yang terhenti semenjak Desember 2021 lalu tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat dan menimbulkan banyak kecelakaan.

Baca Juga: Drainase Terbengkalai, Pemko Bukittinggi Akan Benahi Minggu Ini

Sofyan, penyedia jasa pangkas rambut di sekitar galian proyek menuturkan, dirinya bersyukur karena telah ada itikad baik dari Pemko Bukittinggi untuk segera menyelesaikan proyek yang dinilai bermasalah tersebut.

"Semoga memang benar segera diselesaikan, karena sudah banyak yang teraniaya oleh proyek ini. Mulai dari pedagang sampai masyarakat yang melintas," tuturnya kepada Harianhaluan.com, Kamis 12 Mei 2022.

Baca Juga: Waspada Hepatitis Misterius, Pemko Bukittinggi Siapkan Langkah Preventif

Sofyan mengaku, semenjak proyek tersebut berlangsung hingga akhirnya mangkrak, omset dari usahanya turun drastis hingga 50 persen.

"Penurunan omset itu karena akses jalan yang sulit, ditambah debu yang membuat pelanggan tidak mau mampir. Kadang kendaraannya sudah bersih, jadi kotor lagi," kata Sofyan.

Selain penurunan omset, Sofyan mengaku telah menjadi saksi mata dari puluhan kecelakaan yang terjadi akibat galian proyek drainase tersebut.

"Yang saya lihat saja sudah ada puluhan yang kecelakaan disini, bahkan ada yang jatuh ke dalam lubang galian," ujarnya.

Pantauan Harianhaluan.com di lapangan, galian proyek sedalam tiga meter itu memang sempat terbuka selama proyek tersebut mangkrak.

Namun, beberapa minggu terakhir, galian yang membahayakan masyarakat tersebut telah dipagari menggunakan bilah bambu oleh Pemko Bukittinggi.

Secara terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bukittinggi, Martias Wanto menuturkan, pengerjaan proyek tersebut sebenarnya telah dapat dilaksanakan sebelum bulan Ramadan.

Namun dengan berbagai pertimbangan, pengerjaan proyek tersebut akhirnya diundur hingga menjelang Kota Bukittinggi kembali kondusif pascalibur lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X