KKP Bersama Program INAP TNI AL, Capai Target Produksi Udang Nasional

- Jumat, 13 Mei 2022 | 10:32 WIB
KKP Bersama Program INAP TNI AL
KKP Bersama Program INAP TNI AL

“Untuk mencapai itu semua, KKP terus melakukan peningkatan kapasitas produksi udang nasional melalui produksi induk udang unggul untuk menghasilkan benih udang bermutu, sehingga secara berkelanjutan mendistribusikannya kepada pembudidaya. Selain didukung oleh pemanfaatan teknologi digital, tentunya juga perlu adanya kolaborasi dengan semua pihak agar strategi yang sudah dibangun berjalan baik, dengan semua stakeholder, pelaku usaha dan pemerintah daerah, serta tak terkecuali seperti dukungan program seperti INAP ini,” tutur Tebe.

Oleh karenanya, mewakili KKP, ia mengapresiasi program INAP mengingat selaras dengan program KKP yakni penerapan ekonomi biru dalam peningkatan produksi udang nasional.

“Saya apresiasi dengan program INAP yang menjadikan ekologi sebagai panglima. Serta mampu menyerap tenaga kerja lokal. Semoga target 1.000 INAP bisa segera terwujud dikembangkan di Kabupaten/Kota lainnya di seluruh Indonesia. Tentunya target pembangunan 1.000 INAP ini dengan tetap Ekologi sebagai Panglimanya," tegas Tebe.

Sementara itu, Kepala Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI, Yudo Margono dalam rangka kunjungannya ke INAP di Kabupaten Jembrana (11/5/2022), mengatakan program INAP merupakan program TNI Angkatan Laut berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta. Yaitu program peningkatan produksi sektor kelautan dan perikanan dalam hal ini peningkatan produksi udang nasional dengan budidaya ramah lingkungan, dengan mengacu pada ekonomi biru, dimana kegiatan budidaya yang dilakukan dengan melihat keseimbangan ekologi dan pertumbuhan ekonomi berjalan seimbang.

“Saya bangga keberhasilan INAP I bisa panen udang dengan masa pemeliharaan hanya 60 hari. Keberhasilan ini merupakan capaian hasil dari kebersamaan dan kolaborasi dari kementerian terkait dan pemerintah daerah yang sangat berperan dalam upaya peningkatan ekonomi bangsa ke depan yakni menyejahterakan masyarakat pesisir dalam memberdayakan potensi laut dengan menyerap tenaga kerja lokal. Serta tentunya dalam rangka mendukung program peningkatan target produksi udang nasional sebanyak 2 juta ton pada tahun 2024 nanti, “ ungkap Laksamana Yudo.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba juga mengaku bersyukur dan bangga dengan program INAP yang dibangun pertama kali, sebanyak 3 INAP di Kabupaten Jembrana. Harapannya, dengan adanya program INAP Kabupaten Jembrana bisa merasakan dampak positif, khususnya di sektor ekonomi bagi masyarakat Jembrana. Serta Jembrana bisa selalu diberikan program program prioritas dari Kementerian/Lembaga.

Kepala BPIUUK Karangasem, Wendy Tri Prabowo menambahkan, teknologi yang dikembangkan baik di INAP I dan II, dalam peningkatan produktivitas sejalan dengan prinsip berkelanjutan sesuai dengan konsep blue economy. Untuk itu, BPIUUK Karangasem melakukan upaya untuk selalu mendukung program INAP tersebut dalam menghasilkan induk-induk udang unggul dengan mulai menata kembali program pemuliaan induk udang.

“Dengan induk udang yang unggul, dapat dihasilkan program pemuliaan lebih maksimal karena dihasilkan benih udang yang bermutu. Harapannya bisa disalurkan kepada masyarakat pembudidaya secara kontinu, baik ke hatchery skala kecil maupun menengah, dalam rangka mencapai target program peningkatan produksi udang nasional,” kata Wendy.

“Mengingat, BPIUUK Karangasem Bali sebagai Nucleus Center yang berperan sebagai ujung tombak DJPB KKP dalam menyediakan induk udang vaname yang unggul dan berkualitas di Indonesia,” sambung Wendy.

Hingga saat ini, BPIUUK Karangasem sudah mengembangkan induk dan benih sebar udang vaname dengan karakter adaptif terhadap tantangan lingkungan/kondisi lokal. Benih udang untuk program INAP ini mengambil benih dari BPIUUK Karangasem. BPIUUK Karangasem juga telah memiliki fasilitas, di antaranya Nucleus Center sebagai tempat proses produksi benih udang vaname, kemudian Tambak Uji Performa untuk tempat proses uji multilokasi udang vaname, serta fasilitas Multiplication Center sebagai tempat pembesaran calon induk dan induk udang vaname.

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Delapan Tips Beli Kandang Peliharaan Agar Tetap Sehat

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:42 WIB

BPKB Dishub Kota Pariaman Terapkan Pembayaran Online

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:13 WIB
X