Viral Masuk Masjid Terapung Dikenakan Retribusi, DMI Sumbar Akhirnya Angkat aak

- Senin, 16 Mei 2022 | 17:18 WIB
Adanya Keluhan Wisatawan Terkait Retribusi di Kawasan Masjid Terapung, Dispar Pessel Angkat Bicara
Adanya Keluhan Wisatawan Terkait Retribusi di Kawasan Masjid Terapung, Dispar Pessel Angkat Bicara

HARIAN HALUAN - Sebuah video yang diunggah oleh warganet di Akun Facebook Herdy Anto viral dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat khususnya masyarakat Sumatera Barat. 

Pasalnya, di dalam video tersebut sang perekam mempertanyakan persoalan harus membayar retribusi untuk masuk Masjid Terapung Samudera Illahi Painan, Pesisir Selatan. 

“Ketika salat harus membayar, apakah Masjid tempat wisata?," tulisnya.

Baca Juga: Adanya Keluhan Wisatawan Terkait Retribusi di Kawasan Masjid Terapung, Dispar Pessel Angkat Bicara

Menanggapi hal tersebut, HarianHaluan.com mencoba menghubungi Dewan Mesjid Indonesia (DMI) untuk mengklarifikasi lebih lanjut mengenai persoalan ini.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Barat, Duski Samad mengatakan berdasarkan informasi dari pihak Masjid Terapung bahwa pemungutan karcis masuk objek wisata sebesar Rp5.000 per orang adalah amanah dari Pemerintah Daerah.

"Tempat pemungutannya dekat masjid memang benar dan dikataka pihak masjid memang dari awal akan mudah dipelintir, tapi karena kondisi di lapangan maka dapat dengan mudah untuk mengarahkan pengunjung ke satu titik akibat banyaknya pintu masuk," katanya.

Baca Juga: Video Viral, Wisatawan di Pessel Keluhkan Retribusi Masuk Masjid Terapung Samudra Illahi

Kemudian dijelaskannya karena target PAD dari sektor retribusi wisata Pantai Carocok yang telah ditetapkan maka harus ditunaikan sehingga hal tersebut terjadi sebagai dampaknya.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

X