Pemko Padang Bersiap Mengelola Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif, Ini prosesnya

- Selasa, 17 Mei 2022 | 15:41 WIB
Ilustrasi alur pengolahan sampah menjadi RDF yang dilakukan DLH Cilacap (Ilustrasi DLH Cilacap)
Ilustrasi alur pengolahan sampah menjadi RDF yang dilakukan DLH Cilacap (Ilustrasi DLH Cilacap)

HARIAN HALUAN - Pemerintah Kota (Pemko) Padang siap untuk membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) berteknologi Refused Derived Fuel (RDF) yaitu pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Mairizon mengatakan pembangunan sistem pengolahan sampah RDF tersebut merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Sistem pengelolaan sampah RDF ini merupakan bantuan dari PUP dan dengan sistem ini sampah dapat dikelola menjadi bahan bakar untuk pabrik semen di PT. Semen Padang," ujarnya ketika dihubungi HarianHaluan.com, Selasa, 17 Mei 2022.

Baca Juga: Atasi Sepinya Terminal Anak Air, Inilah Langkah Pemko Padang

Sebagai informasi, bahan bakar yang bisa dihasilkan dari sistem RDF berasal dari sampah yang mudah terbakar, antara lain sampah plastik, karet dan kulit, tekstil, kayu, kertas, resin sintesis, lumpur pengolahan air limbah, dan lumpur olahan

Menurutnya, hingga saat ini Pemko Padang masih menunggu lanjutan keputusan dari Kementerian PUPR.

Mairizon menjelaskan pihaknya sejauh ini sudah melakukan studi kelayakan pembangunan RDF tersebut yang direncanakan berlokasi di tempat pembuangan akhir (TPA) Air Dingin.

Baca Juga: Pemko Padang Panjang Siapkan Langkah Percepatan Penurunan Stunting

"Kita juga sudah membuat MOU dengan PT Semen Padang karena Semen Padang yang akan membeli hasil produk RDF kita," kata Mairizon.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

X