Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Camintoran Solsel Naik ke Tahap Penyidikan

- Senin, 23 Mei 2022 | 12:04 WIB
Kasus Dugaan Korupsi Pengembangan Camintoran Solsel Naik ke Tahap Penyidikan/HarianHaluan.com
Kasus Dugaan Korupsi Pengembangan Camintoran Solsel Naik ke Tahap Penyidikan/HarianHaluan.com

HARIAN HALUAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) menaikkan status ke tingkat penyidikan terkait dugaan korupsi proyek pembangunan destinasi wisata kawasan Camintoran pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok Selatan (Solsel) tahun anggaran 2020. 

"Tim penyidik Kejari Solsel sepaka tuntuk menaikan status perkara tersebut ke tahap Penyidikan berdasarkan Pasal 184 Kuhap pada Kamis, 19 Mei 2022," kata Kepala Kejari Solsel, Slamet Jaka Mulyana didampingi Kasi Pidsus Riezki Fernanda dan Kasi Intel Muhammad Fajrin saat konferensi pers, Senin, 23 Mei 2022.

Menurutnya, sebelumnya tim telah melakukan penyelidikan yang berdasarkan Pasal 1 Angka 5 KUHAP telah menemukan bukti permulaan yang cukup, sesuai surat Perintah Penyidikan Kepala Kejari Solsel Nomor : Print-336/L.3.25/Fd.1/05/2022 tanggal 19 Mei 2022.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Pengembangan Destinasi Wisata Camintoran Solok Selatan, Kejari Lakukan Ini

"Tim penyidik kedepannya akan melakukan penyidikan untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya," katanya.

Sejauh ini pihak penyidik Kejari Solsel juga telah memanggil para saksi yakni Direktur CV. Polyline Media selaku Konsultan perencana berinisial AA dan Tenaga Ahli dari CV. Polyline Media berinisial IG.

"Pemanggilan dua saksi tersebut dilakukan hari ini," tambahnya.

Baca Juga: Dugaan Korupsi PDAM, Kejari Solsel Periksa 2 Saksi Termasuk Mantan Direktur

Dia menambahkan, tujuan pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan oleh Tim Penyidik Kejari Solsel untuk mengumpulkan dan melengkapi alat bukti guna membuat terang siapa pelakunya.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X