Demi Perluas Pasar Eropa, KKP Pamerkan Ikan Hias di Ajang Internasional

- Kamis, 26 Mei 2022 | 19:23 WIB
KKP Sasar Pasar Eropa untuk Ikan Hias
KKP Sasar Pasar Eropa untuk Ikan Hias

HARIAN HALUAN - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyasar pasar Eropa dan negara-negara maju sebagai target peningkatan ekspor ikan hias Indonesia. Keseriusan ini ditunjukkan dengan ikut serta dalam pameran Interzoo 2022 pada 24-27 Mei 2022. Event berskala internasional ini digelar di Nuremberg, Jerman dan diikuti sekitar 1.300 peserta dari 60 negara dengan target pengunjung dari 110 negara.

"Pameran ini menjadi momentum bagi kita untuk mempromosikan ikan hias Indonesia ke pasar dunia," kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti, Kamis (26/5/2022).

Dalam ajang dua tahunan ini, KKP memboyong 3 pelaku usaha ikan hias tanah air, yakni CV. Jojo Arwana Farm, CV. Fantasy Aquarium dan Minaqu. Mereka memamerkan ragam jenis ikan hias air tawar, ikan hias air laut serta tanaman hias air dengan menempati Paviliun Indonesia di lahan seluas 38 m2 yang terletak di hall 4 booth #4-514a. Di samping itu juga terdapat 3 pelaku usaha ikan hias yang ikut secara mandiri yaitu Aquazone Indonesia, WBC Aquarium Indonesia dan Bellenz Fish Farm.

Baca Juga: Wujudkan Keberlanjutan Sumber Daya Ikan, KKP-GEF 6 CFI Sosialisasikan Sasi Label

Artati berharap, melalui kegiatan ini, pelaku usaha ikan hias dan tanaman hias air Indonesia bisa mendapatkan calon buyers dan investor potensial.

"Kami harapkan kesempatan ini menjadi ruang berbagi informasi bisnis, menjalin relasi dan kontak dagang, dan berdiskusi dengan industri/asosiasi ikan hias skala internasional," sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Artati menegaskan bisnis ikan hias telah teruji sebagai peluang usaha yang menjanjikan di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan data BPS yang diolah Ditjen PDSPKP, nilai ekspor ikan hias Indonesia mengalami peningkatan signifikan pada periode tahun 2017–2021. Dari yang semula USD27,6 juta pada tahun 2017 menjadi USD34,5 juta pada tahun 2021. Ekspor ikan hias pada tahun 2021 didominasi oleh ikan hias air tawar sebesar 80,63% atau senilai USD27,8 juta dan sisanya ikan hias air laut senilai USD19,37 juta.

Adapun jenis ikan hias yang paling diminati adalah arwana (super red dan jardini), cupang, botia, koi, maskoki, oscar dan lain-lain.

"Pertumbuhan rata-rata sebesar 6,11% dan nilai ekspor ikan hias di Triwulan I 2022 senilai USD8,97 juta," jelas Artati.

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X