Puan Maharani Ingatkan Pentingnya Mitigasi Bencana di Indonesia, WALHI: Apresiasi Tapi Harus Ada UU

- Senin, 30 Mei 2022 | 17:12 WIB
Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Zenzi Suhadi saat memaparkan tinjauan lingkungan pada pada acara media gathering, Rabu (2/2/2022). foto: Sri Sugiarti.
Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Zenzi Suhadi saat memaparkan tinjauan lingkungan pada pada acara media gathering, Rabu (2/2/2022). foto: Sri Sugiarti.

HARIAN HALUAN - Ketua DPR RI Puan-Maharani">Puan Maharani ingatkan pentingnya mitigasi bencana bagi wilayah Indonesia yang rawan dilanda bencana alam.

Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Zenzi Suhadi mengapresiasi pernyataan tersebut.

Zenzi menyarankan agar DPR dan pemerintah membuat satu badan yang bertanggung jawab pada penindakan pelanggaran hukum lingkungan dan membuat undang-undang (UU) perubahan iklim. 

Baca Juga: Buka Festival Kopi Nusantara, Puan Maharani Berharap Indonesia Merajai Kopi Dunia

Hal itu diperlukan untuk memitigasi bencana yang terjadi akibat ulah manusia dan terjadi di seluruh muka bumi yakni perubahan iklim. Selain itu, menurutnya sebagian besar bencana di Indonesia, asap, banjir bandang, diakibatkan kerusakan lingkungan dan eksploitasi sumber daya alam.

"Kalau DPR mau menurunkan risiko bencana di Indonesia, syaratnya, satu, kita ada UU perubahan iklim. Kedua, kita ini harus ada komisi khusus penegak hukum lingkungan dan sumber daya alam," ujarnya di jakarta, hari ini.

Ia mengungkapkan tiga fakta geografis yang membuat Indonesia harus berhadapan dengan risiko bencana yakni ring of fire, negara kepulauan, dan daerah hutan tropis. Menurutnya Indonesia pasti akan berhadapan dengan gempa vulkanik maupun tektonik. 

Baca Juga: Berduka Atas Wafatnya Buya Syafii, Puan Maharani; Indonesia Kehilangan Sosok Guru Bangsa

Bencana itu bisa menjadi bukan bencana ketika mampu dimitigasi dengan baik. Ia mencontohkan wilayah zona merah tsunami yang seharusnya tidak boleh dilakukan pembangunan, namun ternyata banyak terjadi pembangunan yang berdampak besar pada masyarakat dan berpotensi menyebabkan risiko bencana.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

Pelaku Pembunuhan Guru TK Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:34 WIB
X