Puan Minta Polemik Penundaan Pemilu 2024 Dihentikan, Pengamat: Jokowi Tegaskan Tolak Penundaan

- Selasa, 31 Mei 2022 | 15:44 WIB
Foto: Puan Maharani Ketua DPR RI (Instagram @puanmaharaniri)
Foto: Puan Maharani Ketua DPR RI (Instagram @puanmaharaniri)

HARIAN HALUAN - Presiden Joko Widodo terima kunjungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemarin, Senin 30 Mei 2022 untuk melaporkan perkembangan penyelenggaraan Pemilu tahun 2024. Presiden berharap Pemilu dan Pilkada 2024 berjalan lancar dan tepat waktu.

“Apresiasi tinggi bagi Presiden dan KPU. Bagus, mantap dan komitmen menyelenggarakan pemilu harus dilaksanakan dan dijunjung tinggi. Semoga berjalan lancar tanpa ada halangan gosip gosip tertentu. “ kata Hendri Satrio, Kepala lembaga survei KedaiKOPI saat dihungi hari ini.

Tidak hanya pihak eksekutif, komitmen penyelenggaraan pemilu 2024 tepat waktu juga disampaikan legislatif. Ketua DPR-RI Puan-Maharani">Puan Maharani menegaskan, "Pemerintah, DPR dan KPU sudah menyepakati bahwa pemilu akan dilaksanakan pada 14 Februari tahun 2024," kata Puan beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Bertemu Liga Muslim Dunia di Arab Saudi, Puan Harap Museum Nabi Muhammad di RI Segera Terbangun

Puan-Maharani">Puan Maharani juga meminta pembicaraan terkait polemik penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk segera diakhiri. Puan juga menekankan agar semua pihak ikut mengawal dan mendukung tahapan-tahapan Pemilu 2024. 

“Saya rasa polemik terkait apakah (Pemilu 2024) ditunda atau tidak ditunda dan sebagainya kita sudahi saja jadi ya kita tidak usah berbicara lagi tentang hal itu,” kata Puan saat itu.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Nyarwi Ahmad menyebut pertemuan Presiden Joko Widodo dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai bentuk komitmen Jokowi dalam memelihara demokrasi. Jokowi menyatakan dukungan penuh pada seluruh tahapan dan pelaksanaan Pemilu 2024.

Baca Juga: Puan Maharani Dipuji Masyarakat Karena Tak Ikutan Bermain Konten Receh Di Medsos, Ini Kata Pengamat

"Saya kira justru menunjukkan komitmen dia terhadap kelangsungan terjaganya sistem demokrasi kita dengan baik melalui mekanisme pemilu lima tahunan," ujar Nyarwi.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

Pelaku Pembunuhan Guru TK Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:34 WIB
X