Suksesnya Program ASO Memerlukan Sosialisasi yang Masif

- Minggu, 5 Juni 2022 | 20:05 WIB
Isa Kurniawan, Ketua Masyarakat Peduli Penyiaran (Mapepa) Sumbar
Isa Kurniawan, Ketua Masyarakat Peduli Penyiaran (Mapepa) Sumbar

 

 

HARIAN HALUAN -- Digitalisasi itu adalah sebuah keniscayaan. Tidak dapat dihambat. Untuk itu, adanya program pemerintah dalam melakukan Analog Switch Off (ASO), atau migrasi TV Analog ke TV Digital harus didukung oleh semua pihak.

Untuk suksesnya ASO, atau migrasi TV Analog ke TV Digital, pemerintah harus melakukan sosialisasi yang masif ke masyarakat dengan melibatkan pemerintah daerah, lembaga-lembaga dan tokoh-tokoh masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Isa Kurniawan, Ketua Masyarakat Peduli Penyiaran (Mapepa) Sumbar, kepada media, Sabtu (4/6).

Menurut Isa, sebenarnya Indonesia sudah sangat terlambat dalam melakukan ASO, dibanding negara-negara di Asia Tenggara seperti Vietnam, Malaysia, Filipina, apalagi Singapura. Tapi okelah, per 30 April 2022 kemarin sudah dilakukan ASO untuk tahap I di beberapa wilayah di Indonesia. Sampai nanti pada tahap III, di bulan November 2022, dimana sesuai perintah UU Ciptaker sudah harus selesai ASO di Indonesia.

Baca Juga: KKP Segel 4,7 Ton Ikan Impor Ilegal Asal Tiongkok dan Malaysia

Dengan digitalisasi penyiaran banyak keuntungan yang didapat, pertama tentu gambar lebih bagus, suara jernih dan teknologinya canggih.

Kemudian efisiensi infrastruktur, dimana pemakaian frekuensi lebih efisien, dan bisa dipakai untuk internet yang berkecepatan tinggi.

Dengan digitalisasi, siaran akan lebih beragam, sehingganya terbuka peluang bagi siaran-siaran lokal untuk tampil. Begitu juga dengan terbukanya peluang bagi konten-konten kreator untuk menunjukkan karyanya.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Atviarni

Tags

Terkini

KKP Abadikan Keindahan Bawah Laut Mandeh

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:49 WIB
X